Lampung Tengah

Pelayanan Poliklinik Keluhan Saraf RS MMH Bandar Jaya, Monggo Cek Jadwal Praktik Dokter

Poliklinik Bedah Saraf RS MMH kini melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan, bersama dokter spesial bedah saraf.

Tribunlampung.co.id/Dokumentasi
BEDAH SARAF: RSU Mitra Mulia Husada (MMH) Bandarjaya resmi membuka poliklinik bedah saraf untuk umum. Poliklinik bedah saraf ini juga melayani pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan, baik rawat jalan maupun rawat inap. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Tengah- Rumah Sakit Mitra Mulia Husada (MMH) Lampung Tengah terus berupaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan, bagi pasien yang memiliki keluhan dengan penyakit yang berhubungan dengan saraf.

Kabar gembiranya, Poliklinik Bedah Saraf RS MMH kini melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan, bersama dokter spesial bedah saraf, Dr. dr. Saleh Al Mochdar, Sp. BS, MHKes, FIHFAA, FRSPH, SH, MH, C-Med, Advokat.

dr. Saleh Al Mochdar menyampaikan, bahwa sebagai dokter spesialis bedah saraf di RS MMH, pihaknya ingin memberikan pelayanan terbaiknya kepada pasien yang mengalami berbagai keluhan saraf.

“Layanan spesialis yang kita berikan di RS MMH diantaranya stroke dan trauma, trauma kepala, tumor otak, hidrosefalus, stroke pendarahan, nyeri punggung dan gangguan fungsional,” terangnya.

Di RS MMH layanan spesialis saraf ini, melayani pasien BPJS rawat jalan dan rawat inap. Jadwal praktek setiap Rabu dimulai dari pukul 15:00 wib – 17:00 WIB.

Sebagai informasi, sistem saraf merupakan jaringan kompleks yang membawa pesan dari otak dan saraf tulang belakang ke berbagai bagian tubuh dan sebaliknya. 

Sistem organ ini memungkinkan tubuh untuk bergerak, berpikir, berbicara, melihat, mendengar, serta merasakan rangsangan fisik, seperti sentuhan, suhu panas atau dingin, dan nyeri.

Dalam praktiknya, bedah saraf terbagi menjadi beberapa bidang subspesialisasi, yaitu:

1. Bedah saraf pediatrik
Bidang ini menangani gangguan saraf pada anak-anak, termasuk kelainan bentuk kepala dan wajah, hidrosefalus, cacat tulang belakang, serta tumor otak atau tumor jaringan saraf.

2. Bedah saraf onkologi
Subspesialis bedah saraf ini menangani kanker otak dan gangguan pada saraf tulang belakang.

Umumnya, dokter dapat menyarankan penanganan dengan metode kemoterapi, terapi radiasi, atau operasi pengangkatan tumor.

3. Bedah saraf fungsional
Bidang bedah saraf ini menangani sejumlah gangguan saraf yang mengatur gerakan atau motorik dan penerimaan rangsang atau sensorik, misalnya epilepsi, gangguan koordinasi tubuh, dan cerebral palsy atau lumpuh otak.

4. Bedah saraf vaskular
Subspesialis bedah saraf ini mendiagnosis dan menangani masalah pada pembuluh darah di otak, seperti aneurisme otak, kelainan bentuk pembuluh darah di otak (malformasi arteri vena), fistula, dan stroke iskemik.

5. Bedah saraf trauma
Suspesialis bedah saraf trauma secara khusus menangani kasus cedera kepala dan cedera otak.

6. Bedah tengkorak
Bidang bedah saraf ini menangani gangguan pada tengkorak, seperti tumor, infeksi, herniasi otak, atau perdarahan di dasar tengkorak.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved