Berita Lampung

Kolaborasi PT JJAA-FKH UGM, Lampung Berpeluang Perkuat Sapi Lokal dan SDM Peternakan

PT JJAA bersama Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) resmi menjalin kerja sama pengembangan sapi potong.

Dokumentasi
JALIN KERJASAMA - PT JJAA bersama FKH UGM resmi menjalin kerja sama pengembangan sapi potong berbasis pendidikan dan riset. Kerja sama tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan sapi indukan produktif kepada Teaching Farm FKH UGM di Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Rabu (5/2/2026). 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Upaya meningkatkan kualitas sapi lokal dan sumber daya manusia peternakan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi dunia industri dan akademisi.

PT Juang Jaya Abdi Alam (PT JJAA) bersama Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) resmi menjalin kerja sama pengembangan sapi potong berbasis pendidikan dan riset.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan sapi indukan produktif kepada Teaching Farm FKH UGM di Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Rabu (5/2/2026).

Dalam program ini, PT JJAA bersama PT Sidoagung Group menyerahkan total 40 ekor sapi betina produktif yang akan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran, praktik lapangan, serta riset mahasiswa.

General Manager PT Juang Jaya Abdi Alam, William E L Bulo mengatakan, kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan populasi dan kualitas sapi nasional sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul di sektor peternakan.

Baca Juga Sapi Australia Masuk Lampung, Nilai Impor dari Negeri Kanguru Rp 4,1 Triliun

"Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, kami ingin mendorong pengembangan peternakan yang berbasis riset dan praktik lapangan, agar hasilnya bisa langsung dirasakan oleh industri dan masyarakat," ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Manager Breeding Kemitraan PT JJAA drh Neny Santy Jelita Lumbantoruan, Dekan FKH UGM Prof drh Teguh Budipitojo, jajaran wakil dekan FKH UGM, Direktur Penelitian UGM Prof Dr Mirwan Ushada, serta Direktur Komersial Sidoagung Group drh. Asrokh Nawawi.

Dekan FKH UGM menilai bantuan sapi indukan ini sangat penting untuk menunjang proses pendidikan yang lebih aplikatif, terutama dalam bidang kesehatan hewan, reproduksi ternak, dan manajemen pemeliharaan sapi potong.

Menariknya, kolaborasi ini juga dinilai memiliki dampak strategis bagi Provinsi Lampung.

Sebagai salah satu sentra sapi potong nasional, Lampung berpeluang memperoleh manfaat dari transfer ilmu, adopsi teknologi, serta hasil riset dan inovasi yang lahir dari kerja sama industri dan akademisi tersebut.

Dengan adanya sinergi ini, praktik peternakan rakyat di Lampung diharapkan dapat semakin berkembang, baik dari sisi manajemen, kesehatan ternak, hingga produktivitas sapi potong. Hal ini sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.

Melalui kemitraan strategis bersama FKH UGM, PT Juang Jaya Abdi Alam menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sektor peternakan Indonesia serta mendorong lahirnya generasi peternak dan profesional yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus ) 
 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved