Berita Lampung

Rumah Warga di Pringsewu Rusak Parah Tertimpa Material Pembongkaran Gedung Walet

Material bangunan yang jatuh mengenai bagian dapur dan satu kamar rumah milik Darmono, seorang pegawai negeri sipil.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Polres Pringsewu.
RUMAH RUSAK - Sebuah rumah milik warga di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, mengalami kerusakan parah setelah tertimpa material bangunan dari proses pembongkaran gedung walet yang berada di dekatnya. 

Ringkasan Berita:
  • Rumah warga di Pekon Sidoharjo, Pringsewu rusak parah tertimpa material pembongkaran gedung walet.
  • Kejadian terjadi Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
  • Dapur dan satu kamar milik PNS Darmono rusak berat.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Sebuah rumah milik warga di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, mengalami kerusakan parah setelah tertimpa material bangunan dari proses pembongkaran gedung walet di dekat lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Material bangunan yang jatuh mengenai bagian dapur dan satu kamar rumah milik Darmono, seorang pegawai negeri sipil.

Beruntung, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang bekerja di luar, sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. 

Namun, kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora membenarkan kejadian tersebut. 

Ia mengatakan, pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi serta melakukan penyelidikan awal,” ujar Ramon, Minggu (19/4/2026).

Ia menjelaskan, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan, mulai dari bagian atap, plafon, hingga perabotan rumah yang ikut hancur akibat tertimpa material bangunan.

“Kami telah mengamankan TKP dan saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna mengetahui secara jelas kronologi kejadian,” lanjutnya.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi sementara menghentikan aktivitas pembongkaran gedung walet tersebut.

“Penghentian sementara ini dilakukan untuk menghindari potensi kejadian serupa serta memberi ruang bagi proses penyelidikan berjalan maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKP Ramon menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami apakah insiden tersebut murni kecelakaan kerja atau terdapat unsur kelalaian dalam proses pembongkaran.

“Semua pihak yang terlibat akan kami panggil dan dimintai keterangan. Apabila ditemukan adanya unsur kelalaian atau kesengajaan, tentu akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh pelaksana proyek maupun kegiatan pembongkaran bangunan agar selalu memperhatikan standar keselamatan kerja serta kondisi lingkungan sekitar.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved