Berita Lampung

3 SD di Bandar Lampung Tak Terima MBG Sebulan

Kepala SDN 1 Way Dadi Yulisa mengatakan, penghentian sementara MBG tersebut disebabkan adanya proses pemerataan dan pergantian dapur.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
TAK DAPAT MBG - Suasana belajar-mengajar di SDN 1 Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung, Selasa (10/2/2026). SDN 1 Way Dadi adalah salah satu sekolah yang tidak mendapatkan MBG selama satu bulan terakhir. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Tiga sekolah di Sukarame, Bandar Lampung dikabarkan tidak menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu bulan. 

Ketiga sekolah itu adalah SDN 1 Way Dadi, SDN 1 Harapan Jaya, dan SDN 2 Sukarame.

Kepala SDN 1 Way Dadi Yulisa mengatakan, penghentian sementara MBG tersebut disebabkan adanya proses pemerataan dan pergantian dapur penyedia. 

"Kalau dari tanggal 12 Januari sampai hari ini memang belum menerima MBG, karena dapur yang lama itu diberhentikan sementara untuk pemerataan," ujar Yulisa, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, pihak sekolah saat ini hanya bisa menunggu realisasi dari dapur baru yang telah ditunjuk. 

Sebelumnya, sekolah tersebut telah beberapa kali mengalami pergantian dapur MBG.

"Sekarang ini sudah yang keempat. Untuk yang terbaru, minggu kemarin sudah dilakukan penandatanganan MoU dengan dapur MBG Muhammadiyah," jelasnya.

Yulisa menyebutkan, SDN 1 Way Dadi memiliki 697 siswa dengan total 24 rombongan belajar (rombel) yang terdampak belum berjalannya kembali program MBG tersebut. 

Ia mengungkapkan, sejumlah siswa sempat mempertanyakan keberadaan MBG yang biasanya mereka terima.

Namun pihak sekolah telah memberikan penjelasan kepada guru, siswa, hingga wali murid terkait kondisi tersebut. 

"Anak-anak memang banyak yang bertanya ke mana MBG-nya. Alhamdulillah sudah kami jelaskan melalui guru-guru dan juga wali murid bahwa ini bersifat sementara," ujarnya.

Terkait kepastian waktu dimulainya kembali MBG, Yulisa mengaku pihak sekolah belum mendapatkan informasi lebih lanjut. 

"Belum ada pemberitahuan sampai kapan. Kami hanya diminta untuk menunggu," katanya.

Ia menambahkan, pihak dapur baru sudah datang langsung ke sekolah dan melakukan komunikasi resmi melalui penandatanganan MoU pada pekan lalu. 

"MoU sudah dilakukan minggu kemarin, tapi tanggal pastinya saya lupa. Intinya sudah ada kesepakatan dengan dapur baru," ujarnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved