Berita Lampung
Perjuangan Suyadi Selamatkan Padi dari Hama Sundep, Kini Bisa Panen
Di tengah upayanya melawan serangan hama tersebut, Suyadi mendapat bantuan insektisida.
Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
PETANI LAWAN HAMA - Suyadi, petani asal Kampung Adi Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah saat sedang menilik padinya yang sedang dipanen, Selasa (10/2/2026).
Harga gabah dari agen ke petani berada di kisaran Rp 6.300 hingga Rp 6.400 per kilogram.
"Harga segitu sudah lumrah bagi kami, mungkin karena ada potongan dari agen untuk upah kuli dan biaya lainnya," ujarnya.
Selain itu, Suyadi mengaku sarana penunjang budidaya pertanian tergolong lancar, mulai dari ketersediaan pupuk, obat-obatan, hingga kebutuhan air. Ia menyebut sawah yang dikelolanya merupakan sawah irigasi.
Ia berharap ke depan kesejahteraan petani dapat meningkat demi terwujudnya swasembada pangan.
"Harapannya ke depan petani bisa terus maju dan berkembang dari semua sektor, tidak hanya satu sisi saja, tapi secara keseluruhan supaya kita bisa berdikari," tutupnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)
Berita Terkait: #Berita Lampung
| Gerai Koperasi Desa Merah Putih Sukaraja Siap Beroperasi 16 Mei 2026, Harga Dijanjikan Lebih Murah |
|
|---|
| Peluang Emas ke Jepang, 171 Peserta Ikuti Seleksi Magang di Tanggamus |
|
|---|
| Investasi Bandar Lampung Tembus Rp 744,6 Miliar Didominasi Sektor Jasa dan Hotel |
|
|---|
| Mousa Sidibe Dipastikan Bakal Perkuat Bhayangkara FC saat Menjamu Madura United |
|
|---|
| LaSEF 2026 Jadi Magnet Ekonomi Syariah di Lampung, UMKM Didorong Naik Kelas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Petani-Lampung-Tengah-Bertahan.jpg)