Berita Lampung

Banjir Setinggi Setengah Meter Masih Rendam Puluhan Rumah di Pringsewu

Di wilayah terdampak parah, warga masih harus berjibaku dengan genangan air setinggi setengah meter.

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi BPBD
BANJIR - Kondisi banjir di Pringsewu. Musibah banjir akibat luapan sungai dilaporkan masih merendam sejumlah titik di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung, hingga Jumat (13/2/2026) pagi. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Musibah banjir akibat luapan sungai dilaporkan masih merendam sejumlah titik di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung, hingga Jumat (13/2/2026) pagi.

Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Provinsi Lampung, beberapa titik banjir mulai surut.

Namun, di wilayah terdampak parah, warga masih harus berjibaku dengan genangan air setinggi setengah meter.

Analis Bencana BPBD Lampung Wahyu Hidayat mengungkapkan, bahwa banjir dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Pringsewu sejak Kamis (12/2/2026) sore, sekitar pukul 15.00 WIB.

"Hujan lebat menyebabkan aliran sungai meluap ke pemukiman warga. Hingga laporan terakhir, banjir masih menggenangi Desa Fajar Agung dengan ketinggian mencapai 50 cm," ujar Wahyu Hidayat, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga Warga Pringsewu Diimbau Waspadai Banjir, Potensi Hujan Susulan Masih Ada

Berdasarkan data Pusdalops Lampung, tercatat ada tiga wilayah di Kecamatan Pringsewu yang terdampak cukup signifikan.

"Di desa Fajar Agung, sebanyak 30 unit rumah terendam, hingga pagi tadi, air masih menggenang setinggi 50 cm," ujar Wahyu.
 
Di Kelurahan Podomoro, tercatat 6 unit rumah masih terendam air setinggi 30 cm hinga jumat pagi.

Adapun di Kelurahan Pringombo, tercatat 13 unit rumah terendam, namun kondisi terkini air telah surut.

Tak hanya merendam rumah, banjir di Pringsewu juga turut merendam fasilitas umum termasuk rumah ibadah. 

Selain ketiga titik ini, dilaporkan terdapat sejumlah titik lain yang mengalami banjir, seperti di kecamatan Gading Rejo, Kecamatan Ambarawa, dan Pardasuka. Hingga kini petugas lapangan masih melakukan pendataan dampak banjir.

Wahyu memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa (Nihil) dalam peristiwa tersebut. 

Ia melanjutkan, hingga kini tim Satgas BPBD Kabupaten Pringsewu bersama tim gabungan dan warga masih terus melakukan proses evakuasi dan pendataan terhadap dampak bencana.

"Tim sudah di lokasi guna membantu warga dan melakukan monitoring perkembangan debit air," kata dia.

"Kami mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca yang masih fluktuatif," tukasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved