Berita Lampung

Cuaca Ekstrem Landa Lampung, Puluhan Rumah Rusak Akibat Angin Kencang dan Banjir

Cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung dalam beberapa hari terakhir.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: soni yuntavia
Dokumentasi BPBD/Riyo Pratama
POHON ROBOH - Pohon dan tiang listrik roboh akibat angin kencang di Kelurahan Gedung Gumanti, Kresnowidodo, Talangbesar Sriwedari Rejo Agung, Pesawaran, Sabtu (14/2/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Cuaca ekstrem hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Lampung dalam beberapa hari terakhir.

Dampaknya, puluhan rumah warga mengalami kerusakan, sementara sejumlah daerah juga terdampak banjir.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Lampung, bencana hidrometeorologi terjadi sejak 12 hingga 14 Februari 2026 di beberapa kabupaten/kota.

Pada 12 Februari 2026 sekitar pukul 15.00 WIB, banjir melanda wilayah Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. 

Hujan lebat menyebabkan aliran sungai meluap dan merendam sedikitnya 30 rumah warga dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan dampak kerugian.

Selanjutnya, pada 13 Februari 2026 pukul 17.00 WIB, angin kencang disertai hujan lebat menerjang Kelurahan Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, dan Kelurahan Kuripan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah rusak ringan serta pohon tumbang yang sempat mengganggu arus lalu lintas. Kondisi saat ini telah berangsur normal.

Cuaca ekstrem kembali terjadi pada 14 Februari 2026 di sejumlah wilayah. Pada pukul 14.30 WIB, angin kencang merusak tiga rumah warga di Kelurahan Sukadana Timur, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur. 

Pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap.

Masih di hari yang sama, pukul 16.00 WIB, angin kencang melanda beberapa kelurahan di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, di antaranya Gedung Gumanti, Kresnowidodo, Talang Besar, Sriwedari, dan Rejo Agung. 

Sebanyak lima rumah rusak berat dan tiga rumah rusak ringan. 

Selain itu, sejumlah tiang listrik roboh sehingga mengganggu akses jalan dan pasokan listrik.

Kemudian pada pukul 17.00 WIB, angin kencang kembali terjadi di Kelurahan Haduyang (Dusun Pulo Raya), Kecamatan Natar, Lampung Selatan. 

Sebanyak 27 rumah terdampak akibat pohon tumbang dan atap rumah beterbangan. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved