Berita Lampung
Nekat Menyeberang di Jalan Tol Bakter, Bocah Tewas Tertabrak Mobil
Dari rekaman CCTV, terlihat tiga anak sedang menyeberang jalan Tol Bakter dengan melompati pembatas jalan.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Seorang bocah tewas dalam kecelakaan maut di Tol Lampung.
Peristiwa itu terjadi di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Senin (16/2/2026).
Dari rekaman CCTV, terlihat tiga anak sedang menyeberang jalan Tol Bakter dengan melompati pembatas jalan.
Namun nahas, salah satu anak tersebut terjatuh di jalan.
Tiba-tiba datang sebuah mobil dan langsung menabraknya.
Seketika mobil tersebut berhenti dan menepi di pinggir jalan tol.
Kejadian tragis tersebut langsung mendapat perhatian serius dari pihak pengelola tol, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB).
Direktur PT BTB I Wayan Mandia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.
"Kami ingin menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kejadian ini. Peristiwa ini menjadi duka bagi kami semua, dan kami merasakan kehilangan yang besar. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujar Wayan, Selasa (17/2/2026).
Wayan menjelaskan, pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi kecelakaan.
Petugas tol segera menuju lokasi kejadian dan memastikan korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans, termasuk pengantaran dari rumah sakit ke rumah duka hingga proses pemakaman.
"Kami langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Kami juga terus mendampingi keluarga korban, bahkan perwakilan kami hadir di rumah duka hingga malam hari. Ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab kami terhadap keluarga yang sedang berduka," lanjut Wayan.
Wayan memastikan bahwa PT BTB secara konsisten menjalankan program sosialisasi keselamatan di sekitar ruas tol.
Setiap bulan, kegiatan sosialisasi dilakukan di desa-desa yang berbatasan langsung dengan jalan tol, dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berbahaya di jalan tol, termasuk menyeberang.
"Kami rutin mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalan tol, seperti menyeberang atau membiarkan hewan ternak masuk. Ini demi keselamatan bersama," ujarnya.
Wayan menambahkan, sebagai upaya pencegahan, pihak pengelola telah menyediakan fasilitas penyeberangan yang aman berupa jembatan penyeberangan orang (JPO) di beberapa titik.
Kehadiran JPO diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan dengan memberikan alternatif yang lebih aman bagi warga sekitar untuk menyeberang.
"Kami berharap fasilitas JPO yang telah kami sediakan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Ini adalah langkah preventif untuk menghindari kejadian serupa di masa depan," tambahnya.
Wayan kembali mengingatkan bahwa jalan tol dirancang khusus untuk kendaraan yang melaju dalam kecepatan tinggi, dan bukan untuk pejalan kaki.
Oleh karena itu, aktivitas seperti menyeberang di jalan tol sangat berisiko tinggi bagi keselamatan.
"Kami sekali lagi mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi aturan dan menggunakan fasilitas yang ada dengan bijak. Mari bersama-sama menjaga keselamatan di jalan tol," tegasnya.
Dengan kejadian ini, pengelola tol berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan tol, dan terus berupaya mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.
(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)
| Atlet Lampung Kehilangan Tempat Latihan Memadai sejak GOR Saburai Tiada |
|
|---|
| Mendagri Minta Gubernur Bebaskan Pajak Mobil Listrik, Begini Kata Bapenda Lampung |
|
|---|
| Komisi VII DPR RI Sebut Pentingnya Peran RRI Lampung |
|
|---|
| Pro-Kontra Penerapan Pajak Kendaraan Listrik di Lampung |
|
|---|
| RRI Lampung Siap Jadi Motor Informasi dan Ekonomi, DPR RI Beri Dukungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Bocah-tewas-tertabrak-mobil-saat-menyeberang-di-Tol-Bakter.jpg)