Mudik Lebaran
Polda Lampung Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran pada 17-18 Maret 2026
Polda Lampung memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 17-18 Maret 2026, dan arus balik diperkirakan pada 24-28 Maret 2026.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polda Lampung memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 17-18 Maret 2026.
Sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada 24-28 Maret 2026.
Polda Lampung mengerahkan 3.742 personel kepolisian untuk mengawal mudik lebaran 1447 Hijriah.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, pihaknya akan mengerahkan ribuan personel untuk mengawal mudik lebaran.
"Kami telah memastikan kesiapan personel termasuk sarana dan prasarana (saspras) pendukung melalui pelaksanaan Operasi Ketupat yang akan kami gelar pada 13-25 Maret 2026," kata Irjen Pol Helfi Assegaf, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga Dishub Siapkan 6 Kapal Khusus Logistik Saat Mudik Lebaran, Operasionalkan 7 Terminal Tipe B
Ribuan personel gabungan akan diterjunkan mengawal masyarakat selama ramadan sampai dengan puncak lebaran.
Polisi akan melakukan pengamanan yang difokuskan pada langkah preventif dan preemtif.
Serta dengan didukung penegakan hukum (gakkum) hingga kehumasan, dengan harapan agar masyarakat merasa aman dan terlayani oleh polisi.
Personel dari pihak kepolisian ada 1.770 orang dan sisanya instansi Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan hingga Basarnas.
Polda Lampung Siagakan 60 Pospam dan 20 Posyan Saat Mudik Lebaran 2026
Kepolisian juga tengah menyiapkan 80 pos pada berbagai titik, diantaranya 60 pos pengamanan dan 20 pos pelayanan.
Kemudian satu pos terpadu di Pelabuhan Bakauheni berfungsi untuk operasi kendali.
"Kami melakukan pengawalan tersebut bukan hanya fokus pada kelancaran lalu lintas, hingga pengamanan dengan menyasar 3.832 masjid," ujarnya Kapolda.
Polisi juga akan melakukan pengawalan pada 2.066 lokasi salat idul fitri, 209 objek wisata dan simpul transportasi.
Adapun simpul tersebut seperti bandara, stasiun kereta api di seluruh Lampung hingga moda transportasi lainnya.
Pihaknya melakukan pemetaan kerawanan yang mana tercatat ada 102 titik jalan rusak dan 45 titik rawan lakalantas.
"Beberapa lokasi kerawanan tersebut harus diwaspadai para pemudik, dengan skenario penguraian kepadatan dipersiapkan menuju Pelabuhan Bakauheni," kata Helfi.
Helfi menjelaskan jika antrean mobil lebih dari 4 km maka masuk zona merah, mobil tersebut akan dialihkan ke delapan rest area tol jalur B.
Maupun sejumlah rumah makan di jalur arteri, filterisasi kendaraan dengan sistem stiker di buffer zone.
Serta penerapan delay system juga akan diberlakukan guna mencegah penumpukan di dermaga.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan kami berkomitmen menekan angka lakalantas," kata Helfi.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/polda-lampung-prediksi-puncak-arus-mudik-lebaran-2026.jpg)