Berita Lampung
Pemprov Lampung dan Komisi XII DPR RI Bahas Energi dan Survei Migas di Lampung
Realisasi pemanfaatan energi di Lampung mencapai 4,08 million tonnes of oil equivalent (MTOE) dengan komposisi EBT sebesar 36,32 persen.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Mengenakan baju putih, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan duduk di tengah antara Sekprov dan pihak Pertamina menggelar rapat kordinasi sektor energi dan rencana survei migas di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan di Hotel Radisson, Bandar Lampung, Jumat (20/2/2026).
Sekretaris Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Lampung mendampingi rombongan Komisi XII DPR RI dalam kegiatan pengawasan pengelolaan sektor energi dan lingkungan hidup yang dihadiri jajaran pemerintah pusat, daerah, serta pelaku industri energi.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Bani Ispriyanto, disampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) di Lampung.
“Kami menyambut baik kunjungan kerja Komisi XII DPR RI sebagai momentum untuk memperkuat sektor energi dan sumber daya mineral, lingkungan hidup, serta investasi di Provinsi Lampung,” kata Mirza dalam sambutan tertulisnya.
Ia menjelaskan Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera dengan luas wilayah sekitar 35.587 kilometer persegi dan jumlah penduduk lebih dari 9 juta jiwa yang tersebar di 15 kabupaten/kota.
Dari sisi energi, Pemprov Lampung mencatat capaian bauran energi baru dan terbarukan (EBT) sebesar 36,32 persen pada 2025 atau melampaui target Rencana Umum Energi Daerah (RUED) sebesar 36 persen.
Realisasi pemanfaatan energi di Lampung mencapai 4,08 million tonnes of oil equivalent (MTOE) dengan komposisi EBT sebesar 36,32 persen, minyak bumi 37,80 persen, gas bumi 4,88 persen, dan batu bara 21,21 persen.
Pemanfaatan EBT juga meningkat dari 1,46 MTOE pada 2023 menjadi 1,48 MTOE pada 2024.
Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI Putri Zulkifli Hasan mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan implementasi usaha hulu migas, khususnya rencana survei seismik 2D oleh Pertamina EP di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan.
“Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap kebijakan perencanaan dan implementasi kegiatan usaha hulu migas, khususnya terkait rencana pelaksanaan survei seismik 2D di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan,” ujarnya.
Menurut Putri, berdasarkan paparan SKK Migas pada rapat dengar pendapat 11 Februari 2026, target survei seismik 2D nasional tahun 2026 mencapai 3.882 kilometer. Namun hingga Januari 2026 realisasinya masih nol kilometer.
“Jika survei seismik 2D Lampung–Sumatera Selatan sepanjang 688,5 kilometer ini berjalan, maka kontribusinya sekitar 17,7 persen dari target nasional 2026. Ini bukan kegiatan kecil, tetapi signifikan,” kata Putri.
Survei tersebut direncanakan melintasi lima kabupaten di Lampung yakni Tulangbawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Lampung Tengah, dan Lampung Timur, serta dua kabupaten di Sumatera Selatan.
Total cakupan mencapai 35 kecamatan dan 142 desa dengan jadwal pelaksanaan Desember 2025 hingga Agustus 2026.
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Paul Ibnu Suhendra mengatakan Lampung memiliki potensi sumber daya migas yang cukup besar.
| Penyebab Kebakaran Mobil di Jalan Raya Stadion Tejosari Metro Diselidiki Polisi |
|
|---|
| Diduga Ada Kesengajaan, Polisi Selidiki Kasus Kebakaran Mobil di Metro Lampung |
|
|---|
| Diskominfotiksan Pesawaran dan Telkomsel Bahas Penanganan Blankspot |
|
|---|
| Anggota Komplotan Pencuri Kabel PLN Diringkus Polres Pringsewu sedang Kerja di Kafe |
|
|---|
| Data Bus, BPTD Lampung Akan Terapkan Terminal Online |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Komisi-XII-DPR-RI-dan-Pertamina-bahas-energi.jpg)