Berita Lampung
Cuaca Ekstrem di Bandar Lampung, Polisi Imbau Warga Waspada
Imbauan itu disampaikan terkait hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bandar Lampung belakangan ini.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kapolresta Bandar Lampung Kombes Alfret Jacob Tilukay mengimbau warga untuk mewaspadai cuaca ekstrem.
Imbauan itu disampaikan terkait hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bandar Lampung belakangan ini.
Menurut Alfret, cuaca ekstrem ini berpotensi menimbulkan bencana seperti pohon tumbang, banjir, hingga kerusakan bangunan.
Dia meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah pada sore hingga malam hari.
"Kami mengingatkan seluruh masyarakat agar berhati-hati saat terjadi hujan deras dan angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, maupun bangunan yang rawan roboh," ujar Alfret, Senin (23/2/2026).
Ia juga meminta warga memastikan kondisi atap rumah, saluran drainase, dan instalasi listrik agar tetap aman.
Sementara pengendara diimbau untuk mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan, dan menjaga jarak aman.
Kecamatan Panjang menjadi salah satu wilayah terdampak cuaca ekstrem.
Hujan disertai angin kencang pada Minggu (22/2/2026) malam menyebabkan 10 rumah warga di Kampung Karang Anyar, Kelurahan Ketapang Kuala, rusak.
Tiga di antaranya rusak berat, yakni milik Subihah (60), Muki (59), dan Eli (58).
Meski begitu, rumah-rumah tersebut masih bisa ditempati.
Kapolsek Panjang Kompol Martono mengatakan, pihaknya bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, dan Satgas Bencana Kecamatan langsung membantu evakuasi dan perbaikan atap rumah yang rusak.
"Kami imbau warga tetap waspada dan segera melapor bila terjadi kondisi darurat," kata Alfret.
Sementara di Tanjungkarang Barat, banjir sempat merendam permukiman di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Kaliawi, setinggi mata kaki orang dewasa.
Di kawasan Pasar Tamin, angin kencang menumbangkan sebuah pohon dan menimpa bangunan ruko di Jalan Mata Intan, Kelurahan Segala Mider, dengan kerugian material sekitar Rp 30 juta.
| Soal Banjir, Akademisi Unila Soroti Drainase hingga Minimnya RTH di Bandar Lampung |
|
|---|
| Pedagang Berharap Kenaikan Omzet setelah Jalan Bandar Jaya - Mandala Lamteng Mulus |
|
|---|
| Tercatat Curah Hujan di AWS Digi Maritim 95,2 MM, BMKG Lampung: Berpotensi Banjir |
|
|---|
| Ekonomi Lampung Tumbuh 5,28 Persen, Sekdaprov Tekankan Pentingnya Hilirisasi |
|
|---|
| Anjosia Coffee Hadirkan Kopi Bubuk Hingga Inovasi Kopi Tablet Pertama di Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/WASPADAI-CUACA-EKSTREM-di-Bandar-Lampung.jpg)