Berita Lampung

Lansia di Pringsewu Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Sumur

Kapolsek Sukoharjo AKP Juniko saat dikonfirmasi mengatakan, korban selama ini tinggal berdua dengan cucunya, Hena (25). 

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Polres Pringsewu.
TERCEBUR SUMUR - Seorang lansia bernama Uhe (88), warga RT 08 RW 03 Pekon Totokarto, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung, ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur di samping rumahnya, Selasa (24/2/2026) dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang lansia, Uhe (88), warga RT 08 RW 03 Pekon Totokarto, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung, meninggal setelah tercebur ke sumur di samping rumahnya, Selasa (24/2/2026) dini hari.
  • Korban tinggal bersama cucunya, Hena (25).
  • Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko, mengonfirmasi peristiwa tersebut.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Uhe (88), warga RT 08 RW 03 Pekon Totokarto, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung, ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur di samping rumahnya, Selasa (24/2/2026) dini hari.

Kapolsek Sukoharjo AKP Juniko saat dikonfirmasi mengatakan, korban selama ini tinggal berdua dengan cucunya, Hena (25). 

Penemuan jasad Uhe bermula saat Hena hendak menyiapkan makan sahur. 

Ia tidak melihat neneknya yang biasa tidur di kasur dekat dapur.

Merasa khawatir, Hena kemudian mendatangi rumah ayahnya, Imas Sukmara (56), yang berada persis di sebelah rumah korban. 

Baca juga: Modus COD, Adit Bunuh Temannya Sendiri dengan Tembakan dan Tikaman

Keduanya lalu berupaya mencari korban di sekitar rumah, namun tidak ditemukan.

Imas kemudian memeriksa area sumur yang berjarak sekitar 15 meter dari rumah. 

Saat menyorotkan senter ke dalam sumur, ia melihat tubuh korban sudah mengapung. 

Temuan itu langsung diberitahukan kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Polisi bersama warga mengevakuasi jasad korban menggunakan tali tambang. 

Selanjutnya, jasad dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis dari Puskesmas Bandung Baru.

Juniko mengatakan, hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan luka atau bekas penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal akibat tenggelam dan tidak ada unsur tindak pidana,” kata Juniko Selasa siang.

Sumur tempat korban ditemukan memiliki kedalaman sekitar 12 meter dengan diameter 1,2 meter. 

Saat dievakuasi, tubuh korban berada sekitar 2,4 meter dari bibir sumur. Kondisi di lokasi saat kejadian dilaporkan sedang gerimis dan minim penerangan.

Keluarga menyebut korban telah lama mengalami gangguan penglihatan. 

Diduga korban terjatuh tanpa disadari saat berada di sekitar sumur.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. 

Jasad korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved