Mudik Lebaran

Persiapan Mudik, BPJN Target 3 Ruas Jalan Nasional di Lampung Bebas Lubang H-10 Lebaran

Adapun tiga ruas jalan nasional di Lampung yakni Lintas Tengah, Lintas Timur, dan Lintas Barat Sumatera.

Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
PERBAIKAN - Perbaikan ruas jalan nasional Soekarno Hatta, Bandar Lampung, Selasa (24/2/2026). Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung mengebut perbaikan ruas jalan nasional jelang arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

Ringkasan Berita:
  • BPJN kebut perbaikan ruas jalan nasional jelang arus mudik lebaran Idul Fitri 2026.
  • Target ruas jalan nasional tersebut bersih dari lubang pada H-10 lebaran Idul Fitri.
  • Adapun tiga jalur nasional yang jadi prioritas, Jalan Lintas Timur, Jalan Lintas Tengah dan Jalan Lintas Barat Sumatra.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menargetkan pada H-10 Lebaran Idul Fitri 2026 seluruh ruas jalan nasional di Bumi Ruwa Jurai bebas lubang.

Adapun tiga ruas jalan nasional di Lampung yakni Lintas Tengah, Lintas Timur, dan Lintas Barat Sumatera. Saat ini pihak BPJN mengebut perbaikan ketiga ruas jalan nasional itu. 

Kepala BPJN Lampung M Ali Duhari mengatakan, perbaikan jalan ini ditarget rampung H-10 Lebaran Idul Fitri 2026. Agar perjalanan mudik Lebaran berlangsung aman dan nyaman tanpa kendala akibat jalan rusak.

"Perbaikan jalan berlubang di tiga ruas jalan nasional di Lampung kami targetkan selesai pada H-10 Idul Fitri. Kami optimis seluruh ruas jalan siap dilalui masyarakat untuk mudik dengan lancar," ujar Ali Selasa in (23/2/2026).

Ali menjelaskan, total panjang jalan nasional yang ditangani mencapai 1.298,48 kilometer. Rinciannya, Jalur Lintas Barat sepanjang 333,57 km, Lintas Tengah 318,47 km, dan Lintas Timur 285,18 km.

Baca juga: Gubernur Lampung Ingatkan Drainase Bisa Picu Jalan Rusak, Harus Dipastikan Berfungsi

Pantauan Tribunlampung.co.id, Selasa (24/2/2026), perbaikan jalan oleh BPJN untuk kebutuhan Mudik Lebaran dilakukan di ruas Jalan Soekarno-Hatta (ByPass) Bandar Lampung.

Di ruas ini, sejumlan petugas terlihat menyisir area jalan berlubang maupun bergelombang yang berpotensi membahayakan pengendara.

Adapun titik yang diperbaiki rata-rata didominasi oleh lubang berdiameter 10-30 cm dengan kedalaman hingga 10 cm.

Selanjutnya, lubang yang telah ditandai kemudian dibongkar dan dibersihkan, lalu ditambal dengan aspal baru.

"Petugas di lapangan setiap hari melakukan perbaikan sepanjang 5-10 kilometer. Aspal yang mengelupas dibongkar dengan mesin bor, dibersihkan, lalu ditambal dengan aspal hotmix baru," Ujar Ali.

Ali melanjutkan, perhatian khusus juga diberikan pada jalur pemudik motor dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung yang juga masih ditemukan banyak lubang.

Selain menambal sulam, BPJN Lampung juga menerjunkan tim sapu lubang untuk memantau kondisi aspal secara rutin. 

Selain itu, dilakukan juga perbaikan drainase dan pembersihan tanaman di bahu jalan agar jarak pandang pengendara tidak terganggu.

Guna mengantisipasi kondisi darurat saat puncak arus mudik, BPJN juga menyiagakan posko-posko di titik strategis.

"Untuk posko-posko di lengkapi dengan alat berat, material penambalan cepat hingga tempat istirahat. Jadi jika muncul lubang baru akibat beban kendaraan saat mudik, tim bisa langsung bergerak melakukan penanganan darurat," pungkas Ali.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved