Mudik Lebaran

Tak Boleh Ada Pemudik Bertaruh Nyawa di Jalan Rusak

Taufiqullah memastikan bahwa ruas jalan provinsi yang telah dijadwalka pemeliharaan akan segera ditangani dan tuntas sebelum puncak arus mudik.

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Dok Dinas BMBK Lampung
PERBAIKAN JALAN - Perbaikan jalan provinsi oleh Dinas BMBK Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung memastikan kenyamanan masyarakat selama momentum Lebaran 2026.

Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M Taufiqullah menekankan prinsip utama dalam menyambut arus mudik tahun ini agar tidak boleh ada masyarakat yang bertaruh nyawa di jalanan yang rusak.

"Prinsipnya sederhana, jangan biarkan masyarakat mudik di jalan berlubang. Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui," ujar Taufiqullah, Selasa (24/2/2026).

Taufiqullah memastikan bahwa ruas jalan provinsi yang telah dijadwalka pemeliharaan akan segera ditangani dan  tuntas sebelum puncak arus mudik tiba.

Langkah ini diambil guna meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan infrastruktur. 

Target utamanya adalah menghilangkan lubang-lubang jalan yang dianggap membahayakan pengguna jalan.

"Ruas yang masuk pemeliharaan kami tangani sebelum Lebaran, supaya tidak ada lubang yang membahayakan masyarakat," tegasnya lagi.

Taufiq mengatakan, penanganan yang dilakukan saat ini bersifat pemeliharaan rutin dan darurat. 

Tim di lapangan fokus pada penambalan (patching) serta perbaikan titik-titik krusial di berbagai ruas jalan provinsi.

Ia menegaskan, pekerjaan pemeliharaan saat ini terpisah dari rencana pembangunan 62 ruas jalan yang dijadwalkan pada tahun anggaran 2026.

"Perlu kami luruskan, pemeliharaan menjelang Lebaran jalan terus, sedangkan pembangunan 2026 tetap sesuai aturan dan jadwal setelah tender. Ini dua proses yang berbeda," jelas Taufiqullah.

Ia menambahkan, proyek pembangunan 62 ruas jalan tersebut saat ini masih dalam tahapan pengadaan. 

Proses fisik pembangunan baru akan dilaksanakan setelah tender selesai pasca Lebaran nanti.

Meski pembangunan besar belum dimulai, Taufiq menjamin keamanan jalan tetap menjadi prioritas utama melalui jalur pemeliharaan rutin agar mobilitas warga tidak terganggu.

Perhatian khusus diberikan pada ruas-ruas jalan dengan volume lalu lintas tinggi dan jalur penghubung utama antarkabupaten/kota maupun penghubung ruas jalan nasional.

"Soal pembangunan 2026, itu tetap kami siapkan secara matang agar pekerjaan fisik bisa langsung berjalan setelah seluruh proses administrasi selesai," tuturnya.

Dengan upaya ini, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen penuh menjaga keselamatan pemudik sekaligus memastikan program pembangunan infrastruktur jangka panjang tetap berjalan sesuai regulasi.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved