Berita Lampung

Polisi Ringkus Pria Asal Sumsel Pembunuh Warga Lampung Barat, Korban Tewas Luka Tembak

Pelaku pembunuhan tersebut ditangkap polisi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Sabtu (28/2/2026) pukul 23.55 WIB.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Polres Lampung Barat
PENANGKAPAN - Polres Lampung Barat meringkus pelaku pembunuhan di Pekon Jagaraga, Kecamatan Sukau, Minggu (1/3/2026). Pelaku ditangkap, Sabtu (28/2/2026) malam di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.  

Ringkasan Berita:

Tribunlampung.co.id, Lampung BaratPolres Lampung Barat (Lambar) menangkap pria bernama M Alim (24) warga Prabumulih Kota, Sumatera Selatan (Sumsel kurang dari 12 jam pasca tragedi pembunuhan.

Pelaku pembunuhan tersebut ditangkap polisi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Sabtu (28/2/2026) pukul 23.55 WIB atau sekitar 12 jam pasca kejadian. 

M diduga telah membunuh Resa Anggara Saputra (25) warga Pekon Jagaraga, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat.

Kasatreskrim Lampung Barat Iptu Rudy Prawira mengatakan, pihaknya bersyukur memiliki tim yang kompak hingga akhirnya pelaku yang membunuh warga Sukau diamankan Polisi sekitar 12 jam pasca kejadian. 

"Tim gabungan unit Jatanras, Tekab 308 Polres Lambar dan UKL Reskrim Polsek Balik Bukit telah melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana kurun waktu hanya sekitar 12 jam pasca peristiwa pembunuhan tersebut," kata Kasat Reskrim Lampung Barat, Iptu Rudy Prawira saat diwawancarai Tribun Lampung, Minggu (1/3/2026). 

Baca juga: Jejak Pelarian A Terduga Pembunuh Janda Ponorogo, Motornya Ditemukan di Gunungkidul

Mantan Kapolsek Jati Agung ini mengatakan, polisi mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya peristiwa berdarah tersebut. 

Tepatnya, Sabtu 28 Februari 2026 korban dan ayahnya berangkat dari rumah sekira pukul 07.00 Wib menggunakan motor menuju gubuk kebun di Dusun Setiwang di Pekon Jagaraga, Sukau milik Zami.

Korban kemudian menurunkan mesin potong rumput untuk dibersihkan di kebun tempat dirinya bekerja.

"Jadi posisi jarak antara korban dan ayah korban sekitar 100 meter, kemudian sekira pukul 12.00 WIB, ayah korban mendengar mesin potong rumput mati dan tidak lama terdengar suara tembakan," kata Rudy.

Orang tua korban setelah mendengar suara tersebut, bergegas menuju lokasi di mana anaknya sedang membabat atau menebas rumput. 

Korban terlihat sudah tergeletak dan melihat leher anaknya terluka dan sudah tidak bernyawa.

"Jadi berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter RSUD Alimudin Umar jenazah laki-laki yang ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh jenazah berupa bagian luka pada leher," kata Rudy. 

Ia mengatakan, korban mengalami luka terbuka di bagian depan dan belakang leher hingga trakea terputus.

Kemudian ditemukan luka berbentuk lubang di bagian samping kuping sebelah kanan dan tidak tembus. 

Pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan di TKP sehingga diperoleh informasi bahwa yang melakukan pembunuhan tersebut adalah Muhammad Alim.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved