Mudik Lebaran

KAI Imbau Pemudik Prioritaskan Kenyamanan, Prediksi Puncak Arus Mudik H-3 Lebaran

PT KAI Divre IV Tanjungkarang mengingatkan pemudik untuk tidak membawa barang secara berlebihan dan tetap mengutamakan kenyamanan bersama.

Tribunlampung.co.id/Dokumentasi PT KAI
IMBAU CALON PEMUDIK - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang terus mematangkan berbagai persiapan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman. PT KAI Divre IV Tanjungkarang juga mengingatkan pemudik untuk tidak membawa barang secara berlebihan dan tetap mengutamakan kenyamanan bersama. 

Ringkasan Berita:
  • PT Kereta Api Indonesia Divre IV Tanjungkarang siapkan >60.000 kursi untuk Lebaran 2026.
  • Operasikan KA Rajabasa (±37.000 kursi) & KA Kuala Stabas (±23.000 kursi).
  • Puncak mudik diprediksi H-3 Lebaran (17 April 2026).
  • Penumpang diimbau tak bawa barang berlebih & pesan tiket lebih awal.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang terus mematangkan berbagai persiapan guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman.

Executive Vice President KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy menyampaikan selain menyiapkan sarana dan prasarana, pihaknya juga memberikan imbauan khusus kepada calon penumpang agar mendukung kelancaran perjalanan selama masa angkutan Lebaran.

Ia mengingatkan pemudik untuk tidak membawa barang bawaan secara berlebihan.

Meski saat ini belum ada pembatasan ketat terkait jumlah barang, penumpang diminta tetap mengutamakan kenyamanan bersama.

"Barang bawaan yang terlalu banyak bisa mengurangi kenyamanan, baik untuk diri sendiri maupun penumpang lain karena memakan ruang di dalam kereta," ujar Hendy, Selasa (3/3/2026).

Baca juga: Tiket KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas Bisa Dipesan Mulai 4 Maret untuk Keberangkatan 11 Maret

Selain itu, pemudik juga diimbau untuk tidak menggunakan perhiasan atau aksesori mencolok selama perjalanan guna menghindari potensi tindak kriminalitas.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih kerap terjadi di wilayah Sumatera Bagian Selatan, KAI Divre IV Tanjungkarang juga telah menyiapkan langkah mitigasi di sejumlah titik rawan.

Menurut Hendy, titik-titik rawan tersebut bukan hal baru dan telah menjadi perhatian rutin setiap musim angkutan Lebaran.

Hingga saat ini, kondisi jalur terpantau aman dan terkendali.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, KAI juga menambah personel di lapangan, termasuk di area pintu perlintasan sebidang.

Penambahan petugas ini dilakukan untuk meningkatkan pengawasan dan meminimalisir potensi gangguan perjalanan kereta api.

"Berdasarkan analisis dan pengalaman tahun sebelumnya, puncak arus mudik di wilayah kerja Divre IV Tanjungkarang diprediksi terjadi pada H-3 Lebaran atau sekitar 17 April 2026," ujar Hendy.

"Berbeda dengan Pulau Jawa yang pergerakan pemudiknya cenderung lebih awal, masyarakat di wilayah Sumatera umumnya melakukan perjalanan mendekati hari raya karena jarak antar kota relatif lebih dekat," sambungnya.

Sementara itu, arus balik diperkirakan akan mengalami kepadatan pada tiga hari terakhir masa libur Lebaran.

Hal ini dipengaruhi fleksibilitas waktu cuti dan pola kerja yang lebih dinamis, sehingga banyak pemudik memilih kembali mendekati akhir masa liburan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved