Berita Lampung

Ruas Jalan Rawa Pitu Tuba Masuk Proses Tender, Perbaikan Secara Bertahap

Proyek perbaikan jalan tersebut sebenarnya telah masuk dalam perencanaan sejak 2025 dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
PERBAIKAN RUAS JALAN - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau rencana perbaikan ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (3/3/2026). 

Tribunlampung.co.id, Tulangbawang - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau rencana perbaikan ruas jalan Gedong Aji–Umbul Mesir di Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (3/3/2026).

Ruas jalan di Rawa Pitu yang telah lama dinantikan masyarakat itu mulai ditangani tahun ini.

Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi Lampung akan memperbaiki sepanjang 13,5 kilometer dari total panjang ruas sekitar 31 kilometer.

Mirza mengatakan, proyek perbaikan jalan tersebut sebenarnya telah masuk dalam perencanaan sejak 2025 dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026.

“Perencanaan sudah masuk sejak tahun lalu. Sekarang kita percepat pelaksanaannya agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga Pemprov Lampung Kebut Perbaikan Jalan Jelang Mudik Lebaran 2026

Ia menjelaskan, saat ini proyek tersebut telah memasuki proses tender.

Pemprov Lampung juga mendorong percepatan jadwal pengerjaan agar dapat dimulai lebih awal.

“Sekarang sedang proses tender. Yang tadinya dijadwalkan mulai Mei, kita dorong supaya awal April sudah bisa mulai dikerjakan,” katanya.

Menurut Mirza, Rawa Pitu merupakan salah satu sentra produksi padi di Lampung, selain komoditas sawit dan karet.

Jalan tersebut menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian, terutama saat musim panen.

“Kawasan ini penghasil padi dalam jumlah besar. Kalau jalannya tidak layak, biaya angkut naik, harga di petani tertekan. Maka perbaikan jalan ini langsung berdampak pada kesejahteraan,” ujarnya.

Perbaikan jalan direncanakan dilakukan secara bertahap hingga 2027.

Pada tahun ini, sebagian segmen akan dibangun menggunakan konstruksi rigid beton.

Sementara segmen lainnya akan diperkuat dengan lapisan dasar untuk menjaga akses tetap bisa dilalui, terutama saat musim hujan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved