Mudik Lebaran
Pemprov Lampung Kebut Perbaikan Jalan Jelang Mudik Lebaran 2026
Pemprov Lampung memastikan seluruh jalan provinsi harus aman dan nyaman saat dilalui saat arus mudik Lebaran 2026 yang akan datang.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi atau Pemprov Lampung memastikan seluruh jalan provinsi harus aman dan nyaman saat dilalui saat arus mudik Lebaran 2026 yang akan datang.
Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M Taufiqullah, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya memastikan seluruh ruas jalan provinsi yang masuk kegiatan pemeliharaan akan ditangani sebelum Lebaran.
Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada jalan berlubang yang membahayakan pengguna jalan selama arus mudik dan arus balik Idulfitri.
Menurut Taufiqullah, penanganan yang dilakukan berupa pemeliharaan rutin dan darurat dengan fokus pada penambalan serta perbaikan titik-titik kerusakan di ruas jalan provinsi.
Baca Juga Pemprov Lampung Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok Selama Ramadan
“Untuk kepentingan mudik, jalan provinsi harus aman dan nyaman dilalui. Ruas yang masuk pemeliharaan kami tangani sebelum Lebaran supaya tidak ada lubang yang membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan pemeliharaan menjelang Lebaran berbeda dengan program pembangunan 62 ruas jalan pada 2026.
Pemeliharaan dilakukan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan dalam waktu dekat, sementara pembangunan jalan tetap mengikuti tahapan pengadaan dan dilaksanakan setelah proses tender selesai pasca-Lebaran.
“Jadi perlu kami luruskan, pemeliharaan menjelang Lebaran jalan terus, sedangkan pembangunan 2026 tetap sesuai aturan dan jadwal setelah tender. Ini dua proses yang berbeda dan tidak saling tumpang tindih,” tegasnya.
Taufiqullah menambahkan, seluruh jajaran di lapangan telah diminta bergerak cepat, terutama pada ruas dengan lalu lintas tinggi dan jalur utama mudik antar kabupaten/kota.
“Prinsipnya sederhana, jangan biarkan masyarakat mudik di jalan berlubang. Soal pembangunan 2026 tetap kami siapkan secara matang agar pekerjaan fisik bisa langsung berjalan setelah seluruh proses administrasi selesai,” imbuhnya.
Selain itu, ia juga mengemukakan, hingga kini tidak ada jalan provinsi yang secara khusus dikategorikan sebagai jalur rawan bencana.
Sebab, Taufiqullah mengatakan, kondisi kerawanan bencana di ruas jalan provinsi bersifat situasional.
“Tidak ada jalur rawan bencana khusus. Tergantung bencananya,” kata Taufiqullah.
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pemprov-Lampung-kebut-perbaikan-jalan-jelang-mudik-lebaran-2026.jpg)