Mudik Lebaran
Pemprov Lampung Kebut Perbaikan Jalan Jelang Mudik Lebaran 2026
Pemprov Lampung memastikan seluruh jalan provinsi harus aman dan nyaman saat dilalui saat arus mudik Lebaran 2026 yang akan datang.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Untuk rinciannya, anggota polisi ada 1.770 orang dan sisanya instansi Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan hingga Basarnas.
Kepolisian juga tengah menyiapkan 80 pos pada berbagai titik, diantaranya 60 pos pengamanan dan 20 pos pelayanan. Kemudian satu pos terpadu di Pelabuhan Bakauheni berfungsi untuk operasi kendali.
"Kami melakukan pengawalan tersebut bukan hanya fokus pada kelancaran lalu lintas, hingga pengamanan dengan menyasar 3.832 masjid," kata Helfi.
Polisi juga akan melakukan pengawalan pada 2.066 lokasi salat Idul Fitri, 209 objek wisata, dan simpul transportasi. Adapun simpul tersebut seperti bandara, stasiun kereta api di seluruh Lampung, hingga moda transportasi lainnya.
Pihaknya juga melakukan pemetaan kerawanan yang mana tercatat ada 102 titik jalan rusak dan 45 titik rawan lakalantas.
"Beberapa lokasi kerawanan tersebut harus diwaspadai para pemudik dengan skenario penguraian kepadatan dipersiapkan menuju Pelabuhan Bakauheni," imbuhnya.
Selain itu, polda juga akan melaksanakan Operasi Ketupat yang akan digelar pada 13-25 Maret 2026. Menurutnya, polisi akan melakukan pengamanan yang difokuskan pada langkah preventif dan preemtif serta dengan didukung penegakan hukum (gakkum) hingga kehumasan, dengan harapan agar masyarakat merasa aman dan terlayani oleh polisi.
Siapkan 57 Kapal
Menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni menyiapkan total 57 unit kapal untuk melayani penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, seluruh armada disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan selama periode angkutan Lebaran tahun ini.
"Totalnya 57 kapal yang disiapkan untuk melayani angkutan Lebaran," ujar Partogi, Rabu (4/3/2026).
Selain mengoptimalkan lintasan utama Bakauheni–Merak, ASDP juga menyiapkan tiga pelabuhan alternatif di wilayah Banten guna mendukung kelancaran arus mudik. Ketiga pelabuhan tersebut yakni BBJ Ciwandan, BBJ Muara Pilu–BBJ Bojonegara, serta Indah Kiat–Ciwandan.
"Ada tiga pelabuhan yang nanti kita mainkan untuk mendukung kelancaran arus mudik," jelasnya.
Menurutnya, pengoperasian pelabuhan alternatif ini menjadi langkah antisipasi jika terjadi kepadatan ekstrem di lintasan utama, terutama pada periode puncak arus mudik dan arus balik.
Skema Geofencing
Terkait mekanisme pembelian tiket dan pengaturan kendaraan, Partogi menyebut skema geofencing atau pembatasan wilayah pembelian tiket yang sempat diterapkan pada tahun sebelumnya masih dalam tahap kajian. Untuk sementara, kebijakan tersebut belum diberlakukan.
"Untuk geofencing masih dirumuskan dan dikaji kembali. Saat ini belum diberlakukan," katanya.
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pemprov-Lampung-kebut-perbaikan-jalan-jelang-mudik-lebaran-2026.jpg)