Mudik Lebaran

Pemprov Lampung Kebut Perbaikan Jalan Jelang Mudik Lebaran 2026

Pemprov Lampung memastikan seluruh jalan provinsi harus aman dan nyaman saat dilalui saat arus mudik Lebaran 2026 yang akan datang.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Dokumentasi Dinas BMBK Lampung
KEBUT PERBAIKAN JALAN - PERBAIKAN JALAN - Perbaikan jalan provinsi oleh Dinas BMBK Lampung. Pemprov Lampung kebut perbaikan jalan jelang Mudik Lebaran 2026. 

Dan untuk penanganannya sendiri, kata Taufiqullah, disesuaikan dengan jenis bencana yang terjadi di lapangan.

Tinjau Bakauheni

Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2026, khususnya di jalur penyeberangan Jawa–Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni.

Penegasan itu disampaikan saat melakukan pengecekan kesiapan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Rabu (4/3./2026).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan mudik berjalan aman, tertib, dan mengedepankan keselamatan penumpang kapal.

Dalam arahannya, Helfi menekankan kelancaran arus kendaraan tidak boleh mengabaikan faktor keamanan.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kita tidak hanya berbicara tentang kelancaran arus, tetapi bagaimana seluruh proses penyeberangan berjalan dengan standar keamanan yang optimal," ujarnya.

Kapolda meminta operator kapal dan seluruh instansi terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan armada, mulai dari kelayakan teknis kapal, alat keselamatan seperti pelampung dan sekoci, hingga sistem navigasi dan prosedur tanggap darurat.

Selain itu, ia juga memberi perhatian khusus pada validitas data manifes penumpang dan kendaraan guna mengantisipasi potensi persoalan saat terjadi kondisi darurat.

Dan dalam peninjauan tersebut, Kapolda turut mengecek fasilitas sandar kapal, akses keluar-masuk kendaraan, serta sistem pengamanan area penumpang di Pelabuhan Bakauheni.

Pengecekan juga dilanjutkan ke pelabuhan pendukung sebagai langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik dan arus balik.

Kapolda juga menginstruksikan jajaran Polairud meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kecelakaan laut serta memperkuat koordinasi dengan Basarnas dan instansi maritim lainnya dalam proses evakuasi.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Polda Lampung, Kapolres Lampung Selatan, serta perwakilan pemangku kepentingan penyeberangan seperti ASDP Bakauheni, KSOP, BPTD, dan pengelola pelabuhan pendukung.

Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci sukses Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Lampung yang merupakan gerbang utama perlintasan Jawa–Sumatera.

"Kita ingin masyarakat yang mudik merasa aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. Itu yang menjadi fokus utama dalam operasi ini," tegasnya.

Helfi juga sebelumnya mengemukakan, Polda Lampung akan mengerahkan 3.742 petugas untuk mengawal Lebaran 1447 Hijriah.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved