Mudik Lebaran

Operasi Ketupat 2026 Digelar Mulai 13 Maret 2026, Libatkan 596 Personel Gabungan

Polresta Bandar Lampung menggelar rakor lintas sektoral dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Dokumentasi Humas Polresta Bandar Lampung
RAKOR - Polresta Bandar Lampung menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026, Jumat (6/3/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polresta Bandar Lampung menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka kesiapan pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026 untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Patria Tama Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026).

Rakor dipimpin langsung Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, dan dihadiri unsur Forkopimda Kota Bandar Lampung, pejabat utama Polresta, para Kapolsek jajaran, serta perwakilan TNI dan instansi terkait lainnya.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan, rakor lintas sektoral ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi pengamanan arus mudik hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurutnya, melalui rapat koordinasi tersebut seluruh instansi dapat menyamakan persepsi serta memperkuat sinergitas dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Kota Bandar Lampung.

"Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan dengan kegiatan preemtif dan preventif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah serta merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman," kata Alfret.

Baca Juga Operasi Ketupat 2026, Polda Lampung Siapkan 2 Postu, 57 Pospam dan 17 Posyan

Ia menjelaskan, Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 13 hingga 26 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, Polresta Bandar Lampung melibatkan sebanyak 596 personel pengamanan gabungan yang terdiri dari 321 personel Polri, 30 personel TNI, serta 245 personel dari berbagai instansi terkait.

Ratusan personel tersebut nantinya akan ditempatkan di sejumlah pos yang tersebar di berbagai titik strategis di Kota Bandar Lampung.

Pos tersebut terdiri dari enam pos pengamanan, tiga pos pelayanan, serta satu pos terpadu yang ditempatkan di lokasi rawan kepadatan aktivitas masyarakat.

Penempatan pos difokuskan di sejumlah titik strategis seperti masjid, pusat perbelanjaan, tempat wisata, terminal, pelabuhan hingga bandara.

Hal tersebut dilakukan guna memastikan keamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.

Kapolresta berharap melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini seluruh pihak dapat memberikan masukan serta memperkuat koordinasi lintas instansi sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan optimal.

"Melalui rakor ini diharapkan seluruh pihak dapat menyatukan persepsi serta menyiapkan langkah-langkah strategis guna mendukung suksesnya pengamanan Hari Raya Idul Fitri di Kota Bandar Lampung," tutupnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved