Mudik Lebaran
BPJN Lampung Sebut 63 Titik Rawan, Terbanyak Longsor
Beberapa lokasi longsor yang menjadi atensi khusus antara lain kawasan Balimbing (Kota Agung Timur) dan sepanjang ruas Lemong.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Lokasi-lokasi tersebut antara lain Pasar Unit II Tulangbawang, Bandar Jaya, Pasar Natar, hingga kawasan wisata Kalianda dan persimpangan Gedong Tataan.
BPJN juga mengoptimalkan penggunaan aplikasi SITABA untuk pelaporan kebencanaan secara real-time.
"Tim Reaksi Cepat (TRC) dan pengawas lapangan diinstruksikan untuk terus berkoordinasi dengan BPBD, kepolisian, dan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan," imbuhnya.
Pemasangan rambu peringatan rawan longsor dan pembatasan tonase kendaraan juga telah dilakukan di titik-titik kritis.
"Kami ingin memastikan bahwa infrastruktur jalan siap melayani arus mudik dengan risiko gangguan yang seminimal mungkin. Koordinasi aktif dengan seluruh stakeholder terus kami jalin demi keamanan bersama," ucap Ali Duhari.
Selain kesiapan alat, BPJN Lampung juga menyediakan 10 Posko Lebaran di ruas Lintas Timur, Tengah, dan Barat.
Fasilitas di posko ini dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik yang kelelahan.
"Kami siapkan tempat istirahat, toilet portable, wifi gratis, hingga air minum dan makanan ringan. Setiap posko juga terintegrasi dengan petugas pengawas lapangan yang siaga 24 jam," tandasnya.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kepala-BPJN-Lampung-Ali-Duhari-titik-rawan.jpg)