Lampung

Ketua Yayasan Bodhisattva Hadiri Prosesi Kremasi Mendiang Lim Mei Sia

Sejumlah tokoh Tionghoa Provinsi Lampung hadir di rumah duka dan juga tempat mendiang Lim Mei Sia dikremasi.

Tayang:
Tribunlampung.co.id
Rest In Peace - Pemimpin Perusahaan Tribun Lampung Erniwaty Madjaga (lima dari kanan) hadiri prosesi kremasi ibu dari Erick (enam dari kiri) dan Linda (enam dari kanan), bersama Ketua Yayasan Bodhisattva Leman (empat dari kanan)dan lainnya di Krematorium Lempasing, Pesawaran, Jumat (6/3/2026). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar LampungSejumlah tokoh Tionghoa Provinsi Lampung hadir di rumah duka dan juga tempat mendiang Lim Mei Sia dikremasi.

Diantaranya Ketua Yayasan Bodhisattva Leman (Ahong) dan Ketua Marga Lim Lampung Rusli Taslim.

Turut hadir Pemimpin Perusahaan Tribun Lampung Erniwaty Madjaga dan Superintendent Sales & EO Muhammad Rizky Aulia.

Lim Mei Sia merupakan ibu dari Erick Gozali dan Linda (pemilik Toko Abadi Helm Jalan Hayam Wuruk). yang meninggal dunia pada usia 89 tahun. 

Prosesi kremasi dilaksanakan di Krematorium Lempasing, Kabupaten Pesawaran, Jumat (6/3/2026) pukul 10.00 WIB.

Sebelum dikremasi, jenazah mendiang Lim Mei Sia terlebih dahulu disemayamkan di Rumah Duka Budi Luhur, Bandar Lampung

Keluarga, kerabat, serta para sahabat datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang.

Dalam hidupnya, mendiang dikenal sebagai sosok ibu yang penuh kasih bagi keluarganya. 

Mendiang memiliki empat orang anak, tiga menantu, serta delapan cucu yang sangat mencintainya.

lihat fotoRest In Peace - Prosesi kremasi di Krematorium Lempasing, Pesawaran, Jumat (6/3/2026) pukul 10.00 WIB.
Rest In Peace - Prosesi kremasi di Krematorium Lempasing, Pesawaran, Jumat (6/3/2026) pukul 10.00 WIB.

Prosesi kremasi sendiri berlangsung khidmat. Diawali dengan doa, pelepasan tabur bunga, sambutan keluarga, hingga lepas burung.

Rusli Taslim yang akrab disapa Aliong dalam kesempatan tersebut mengungkapkan jika Erick sebagai anak dari Lim Mei Sa, telah melaksanakan kewajiban dengan baik selama sang ibu sakit hingga berpulang.

"Ini bentuk bakti anak terhadap orangtuanya dan menjadi contoh buat anak-anak muda terlebih generasi (Gen Z) agar selalu ingat dan bakti dengan orangtua," paparnya.

"Karena apapun jabatan, kekayaannya, semua berakar dari orangtua, ibarat pepatah surga di telapak kaki ibu, ini benar," lanjutnya.

Ia berpesan bagi siapa yang mau hidup senang, berkecukupan maka harus menyayangi orangtuanya terlebih dulu serta mengurusnya terlebih saat sakit.

Dalam kesempatan tersebut, Erniwaty Madjaga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved