Mudik Lebaran

ASDP Bakauheni Berlakukan Single Tarif Selama 7 Hari, Mulai 23-29 Maret 2026

PT ASDP Persero Cabang Bakauheni akan memberlakukan singel tarif untuk antisipasi lonjakan pemudik saat Idul Fitri 1447 hijriah. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
SINGLE TARIF - General Manager PT ASDP Persero Cabang Bakauheni, Partogi Tamba saat diwawancarai Tribun Lampung di sela-sela rakor lintas sektoral dalam rangka kesiapan hari raya idul fitri 1447 hijriah di GSG Mapolda Lampung, Senin (9/3/2026). Pihaknya memberlakukan single tarif selama 7 hari. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - PT ASDP Persero Cabang Bakauheni akan memberlakukan singel tarif untuk antisipasi lonjakan pemudik lebaran Idul Fitri 1447 hijriah. 

General Manager PT ASDP Persero Cabang Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, pihaknya memberlakukan satu tarif dengan harapan mengurai lonjakan penumpang. 

"Akan ada waktunya singel tarif tersebut 7 hari diberlakukan, dari tanggal 23-29 Maret 2026 dengan harapan arus lebaran di Pelabuhan Bakauheni lancar baik yang akan menyeberangi Pulau Jawa ataupun sebaliknya," kata 
Partogi Tamba saat diwawancarai di sela-sela rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka kesiapan hari raya idul fitri 1447 hijriah di GSG Mapolda Lampung, Senin (9/3/2026). 

Sebelumnya, pihaknya memberlakukan singel tarif hanya 4 hari, namun tahun 2026 akan diberlakukan selama 7 hari.

Dikatakannya, bahwa untuk harga tiket masih sama seperti biasa.

Baca Juga Beli Tiket Sebelum Periode Single Tarif Dapat Ajukan Partial Refund, Ini Caranya

"Kuota juga masih sangat tersedia di sistem kita. Jadi dipersilahkan bagi para pengguna jasa yang merencanakan mudik lebaran masih tersedia, tiket bisa segera dipesan melalui sistem," ujarnya.

Pihaknya ingin mengulang kesuksesan tahun lalu, karena tahun lalu bisa dibilang cukup lancar. 

Dengan strategi single tarif tersebut bahwa distribusi penumpang menjadi lebih merata. 

"Karena sebelumnya pengguna jasa cenderung memilih eksekutif semua, sehingga terjadi penumpukan dan sekarang kita samakan agar lebih lancar arus lebarannya," ucap mantan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (persero) Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur ini.

Saat ditanya kesiapan armada dan pelabuhan, dikataknya bahwa sudah siap 90 persen.

"Kalau kesiapan kita, termasuk dari kesiapan armada di lintas ASDP Merak-Bakauheni, nanti akan ada 57 kapal," kata Partogi.

Diteruskannya, semuanya sudah di-ram check dan kemudian untuk kesiapan pelabuhan juga sudah dilakukan sesuai SPM (Standar Pelayanan Minimal).

Sehingga sudah siap untuk operasi dan termasuk penambahan kapasitas pelabuhan. 

"Nanti akan ada pelabuhan tambahan, yaitu Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya)," terangnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved