Berita Lampung

BPJS Kesehatan Jamin Layanan Tetap Optimal Selama Libur Lebaran, Siaga Petugas Piket

Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang berpotensi memicu masalah kesehatan akibat kelelahan mudik Lebaran.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
OPTIMAL - Suasana pelayanan di Kantor BPJS Bandar Lampung. BPJS Kesehatan menjamin akses layanan bagi seluruh peserta JKN tetap berjalan optimal selama momen Lebaran 2026. 

Ringkasan Berita:
  • BPJS Kesehatan menjamin akses layanan bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Naional (JKN) tetap optimal selama momen mudik Lebaran 2026.
  • Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang berpotensi memicu masalah kesehatan.
  • Terutama akibat kelelahan selama perjalanan jauh ke kampung halaman.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - BPJS Kesehatan menjamin akses layanan bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap berjalan optimal di momen libur Lebaran Idul Fitri 2026.

Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang berpotensi memicu masalah kesehatan akibat kelelahan selama perjalanan mudik Lebaran.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito, mengatakan, mobilitas tinggi selama Lebaran menuntut kesiapan fisik yang ekstra. 

Menurutnya, perjalanan mudik yang panjang sering kali membuat stamina menurun dan meningkatkan risiko membutuhkan penanganan medis mendadak.

"Hari Raya Idul Fitri identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat yang sangat signifikan. Kondisi perjalanan yang panjang tentu bisa membuat tubuh lelah dan stamina menurun sehingga kemungkinan membutuhkan layanan kesehatan," ujar Prihati dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal Youtube, Senin (9/3/2026).

Baca juga: Pastikan Layanan Optimal, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Turun Langsung Jenguk Peserta Dirawat

Selama periode mudik, Prihati mengatakan BPJS Kesehatan menerapkan prinsip portabilitas secara penuh. 

Menurutnya, hal ini memungkinkan peserta JKN untuk mendapatkan perawatan medis meskipun mereka sedang berada di luar wilayah domisili atau di luar Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar.

"Peserta JKN dapat memperoleh layanan kesehatan kapan pun dan di mana pun mereka butuhkan, termasuk ketika sedang melakukan perjalanan mudik. Perlindungan kesehatan bagi peserta JKN tidak mengenal batas wilayah," tegasnya.

Untuk mendukung komitmen tersebut, BPJS Kesehatan telah menyiagakan kekuatan infrastruktur yang masif di seluruh pelosok Indonesia. 

Ia menuturkan, terdapat lebih dari 23 ribu FKTP dan lebih dari 3 ribu rumah sakit telah siap melayani peserta selama arus mudik.

Layanan ini juga diperkuat oleh 6.763 fasilitas penunjang seperti apotek, optik, dan laboratorium.

Di sisi administratif, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengungkapkan bahwa pihaknya menyiagakan 126 kantor cabang dan 388 kantor kabupaten/kota dengan sistem piket.

Kantor-kantor ini dijadwalkan tetap beroperasi pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026, mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

"Hal ini untuk memastikan seluruh peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kepesertaan, baik untuk mengecek status, mendapatkan informasi, maupun menyampaikan pengaduan selama masa libur," jelas Akmal.

Selain layanan kantor, BPJS Kesehatan juga mendirikan delapan posko mudik yang beroperasi pada 13 hingga 16 Maret 2026.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved