Berita Lampung

Herlin Hilang Saat Menjaring Ikan di Way Sekampung, Ditemukan 2 Km dari TKP

Nelayan Lamtim, Herlin (32), yang hilang setelah terjatuh dari perahu di Sungai Way Sekampung akhirnya ditemukan meninggal, sekitar 2 km dari TKP.

Tribunlampung.co.id/Dokumentasi SAR Lampung
NELAYAN HILANG - Tim SAR gabungan melakukan evaluasi jenazah Herlin bin Nurdin (32), warga Desa Belimbing Sari, Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa (10/3/2026). Herlin sebelumnya hilang diduga jatuh dari perahu saat menjaring ikan di perairan Sungai Way Sekampung, Sabtu (7/3/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Nelayan Herlin bin Nurdin (32) dilaporkan tenggelam saat menjaring ikan di Sungai Way Sekampung, Lampung Timur.
  • Korban diduga terjatuh dari perahu dan sempat meminta tolong sebelum hilang dari pandangan nelayan lain.
  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian selama empat hari menyisir aliran sungai hingga muara.
  • Korban akhirnya ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi awal dalam kondisi meninggal dunia.

Tribunlampung.co.id, Lampung Timur - Sabtu (7/3/2026) pagi, Sungai Way Sekampung masih tampak tenang. Perahu-perahu nelayan biasanya sudah mulai bergerak sejak matahari belum tinggi, termasuk perahu milik Herlin bin Nurdin.

Pria 32 tahun asal Desa Belimbing Sari, Kabupaten Lampung Timur itu, dikenal sebagai nelayan yang rutin menjaring ikan di sungai tersebut. Namun, pagi itu, aktivitas yang biasa ia jalani justru berakhir tragis.

Herlin diduga terjatuh dari perahunya saat menjaring ikan di perairan Sungai Way Sekampung.

Beberapa saat kemudian, seorang nelayan lain bernama Sutrimo yang melintas di sekitar lokasi melihat sesuatu yang membuatnya terkejut.

Dari kejauhan, ia melihat Herlin terjatuh dari perahunya dan sempat meminta pertolongan.

Baca juga: Tim Gabungan Hentikan Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Lampung Timur  

Sutrimo segera mengarahkan perahunya ke arah korban. Namun ketika ia tiba di lokasi, Herlin sudah tidak terlihat lagi. Yang tersisa hanya perahu milik korban yang masih mengapung dengan mesin tetap menyala.

Kabar itu kemudian dilaporkan ke warga dan diteruskan kepada pihak berwenang.

Sejak saat itu, tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Way Sekampung.

Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, menjelaskan operasi pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai hingga menuju muara menggunakan perahu karet dan berbagai peralatan pencarian.

Memasuki hari keempat pencarian, tim SAR membagi personel menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) agar area pencarian bisa diperluas.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Selasa (10/3/2026) sore.

Sekitar pukul 16.50 WIB, tim SAR menemukan Herlin sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Setelah melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai, korban akhirnya ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Rezie.

Jenazah Herlin kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan untuk dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved