Mudik Lebaran
Trafik di Tol Bakter Diprediksi Naik 30–40 Persen Jelang Mudik Lebaran
Direktur PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, mengatakan lonjakan kendaraan sudah mulai terlihat sejak H-10 Lebaran.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Trafik kendaraan di ruas Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar diperkirakan mengalami peningkatan signifikan menjelang arus mudik Lebaran tahun ini.
Direktur PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, mengatakan lonjakan kendaraan sudah mulai terlihat sejak H-10 Lebaran.
Peningkatan volume kendaraan yang masuk melalui gerbang tol menuju Pelabuhan Bakauheni diperkirakan mencapai 30-40 persen dibandingkan kondisi normal.
"Pada 18 Maret 2026 diprediksi total pergerakan kendaraan hampir mencapai 44.500 kendaraan. Namun sebenarnya peningkatan sudah terlihat sejak H-10," kata Mandia saat diwawancarai di kantor HKAAston, Gerbang Tol Kota Baru, Kamis (12/3/2026).
Ia menjelaskan, selama periode H-10 hingga H-1 Lebaran, jumlah kendaraan yang diperkirakan melintas menuju arah selatan atau menuju pelabuhan mencapai sekitar 100 ribu unit.
Peningkatan tersebut berkaitan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi pada masa mudik.
Secara nasional, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 143 juta orang.
Selain lonjakan volume kendaraan, pihak pengelola tol juga menyoroti potensi titik rawan kecelakaan di ruas tol tersebut.
Setidaknya terdapat empat titik yang kerap terjadi kecelakaan di jalur menuju selatan.
"Beberapa titik yang dimaksud antara lain di Kilometer 122, Kilometer 40, serta ruas mendekati wilayah Bakauheni," ucapnya.
Menurut Mandia, kecelakaan lebih sering terjadi di jalur B karena banyak pengendara yang berusaha mengejar waktu agar tidak tertinggal jadwal penyeberangan kapal di Pelabuhan Bakauheni.
"Pengguna jalan biasanya mengejar waktu untuk mengejar jadwal kapal. Padahal sebenarnya kami sudah menyiapkan sejumlah rest area untuk beristirahat," ujarnya.
Ia menambahkan, fasilitas tempat istirahat di sepanjang tol masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh pengguna jalan.
Banyak pengendara memilih tetap melanjutkan perjalanan agar lebih cepat tiba di pelabuhan.
Karena itu, pihak pengelola tol bersama kepolisian terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait keselamatan dan kenyamanan berkendara di jalan tol.
Sosialisasi juga dilakukan kepada warga yang tinggal di sekitar ruas tol agar tidak menyeberang di jalan tol karena berpotensi membahayakan keselamatan.
"Kami berharap masyarakat, baik pengguna jalan maupun warga di sekitar tol, dapat memahami dan mematuhi peraturan yang berlaku di jalan tol demi keselamatan bersama," tutup Mandia.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Direktur-PT-Bakauheni-Terbanggi-Besar-Toll-I-Wayan-Mandia.jpg)