Berita Lampung
Kuliah Sosiologi Agama UIN Raden Intan Lampung Belajar Soal Pemetaan Sosial
Jurusan ini terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.
Penulis: Bintang Puji Anggraini | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Program Studi Sosiologi Agama UIN Raden Intan Lampung komitmen cetak lulusan yang unggul.
- Ketika mahasiswa masuk Sosiologi Agama mereka akan memulai dengan pengantar sosiologi secara menyeluruh.
- Pondasi keilmuan ini menjadi bekal penting sebelum mahasiswa memasuki mata kuliah lanjutan yang lebih aplikatif.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Seorang pria berbaju putih duduk sambil menjelaskan mata kuliah hingga prospek lulusan, Senin (23/2/2026) di ruang Kepala Jurusan Program Studi Sosiologi Agama di UIN Raden Intan Lampung.
Ia adalah Faisal Adnan Reza selaku Kepala Program Studi Sosiologi Agama UIN Raden Intan Lampung, ia mengatakan bahwa jurusan ini terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.
“Ketika mahasiswa masuk Sosiologi Agama, mereka akan memulai dengan pengantar sosiologi secara menyeluruh, mulai dari teori klasik hingga modern,” jelas Faisal Senin (23/2/2026).
Pondasi keilmuan ini menjadi bekal penting sebelum mahasiswa memasuki mata kuliah lanjutan yang lebih aplikatif.
Ia juga mengatakan bahwa salah satu mata kuliah unggulan pada jurusan ini adalah Pemetaan Sosial.
Baca juga: Tingkatkan Kualitas Perencanaan, Biro AUPKK UIN RIL Sosialisasikan Mekanisme Revisi Anggaran
Dalam mata kuliah ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk melakukan analisis dan pemetaan sosial.
Kompetensi ini sangat relevan di dunia industri, khususnya dalam penyusunan program Corporate Social Responsibility (CSR).
Menariknya, di akhir perkuliahan mahasiswa akan mendapatkan pelatihan bersertifikat pemetaan sosial untuk CSR, sebagai nilai tambah saat memasuki dunia kerja.
Selain itu, terdapat mata kuliah wajib Sosiologi Agama yang menjadi ciri khas prodi ini.
Mata kuliah ini mengintegrasikan perspektif sosiologis dan keagamaan secara komprehensif, membekali mahasiswa dengan kemampuan analisis sosial berbasis nilai-nilai keagamaan.
“Prodi Sosiologi Agama memiliki tiga fokus atau konsentrasi yang bisa dipilih mahasiswa saat semester tujuh untuk menjadi fokus penelitian skripsi, sekaligus menjadi mata kuliah unggulan,” tuturnya.
Pertama yaitu Sosiologi Lingkungan, mata kuliah ini semakin relevan karena UIN Raden Intan Lampung tercatat meraih pengakuan UI GreenMetric sebagai PTKIN nomor satu dalam kategori lingkungan.
Mahasiswa mempelajari relasi antara masyarakat dan lingkungan sosial serta berbagai isu keberlanjutan.
Kedua Sosiologi Pesantren, mata kuliah ini mengkaji pesantren sebagai institusi sosial-keagamaan sekaligus aktor strategis dalam gerakan etika lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Pembahasan mencakup struktur sosial pesantren, otoritas keagamaan, serta praktik ekoteologi dan eco-pesantren dalam membangun kesadaran ekologis masyarakat.
| Pemprov Lampung Akan Hidupkan 15 Desa Budaya, Dukung Sektor Pariwisata |
|
|---|
| Damkarmat Lampung Selatan Catat 37 Kasus Kebakaran hingga Mei 2026, Didominasi Rumah |
|
|---|
| DPRD Minta BGN Kaji Secara Matang Setiap Rencana Pengembangan Program MBG |
|
|---|
| Pelaku Pungli di Lampung Manfaatkan Jalan Rusak untuk Memalak Pengendara |
|
|---|
| Pencarian Bocah Terseret Arus Sungai Way Pisang di Lampung Selatan Masuki Hari Ketiga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sosiologi-Agama-UIN-Raden-Intan-Lampung-Tawarkan-Tiga-Fokus-Belajar.jpg)