Berita Lampung

Harga dan Stok Pangan di Pringsewu Lampung Terpantau Stabil Jelang Idul Fitri

Menjelang perayaan Idul Fitri, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Pringsewu terpantau relatif stabil meskipun terdapat kenaikan

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id/Polres Pringsewu
STABIL - Menjelang perayaan Idul Fitri, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Pringsewu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan pasar modern di wilayah Kabupaten Pringsewu, Minggu (15/3/2026). Hasilnya, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Pringsewu terpantau relatif stabil meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas. 

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Menjelang perayaan Idul Fitri, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Pringsewu terpantau relatif stabil meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas.

Hal tersebut diketahui dari hasil pemantauan yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Pringsewu di sejumlah pasar pada Minggu (15/3/2026).

Pemantauan dilakukan di dua pasar tradisional utama, yakni Pasar Sarinongko dan Pasar Gadingrejo, serta di beberapa pasar modern.

Kasat Reskrim Polres Pringsewu Iptu Rosali mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra mengatakan, dari hasil pengecekan di lapangan, ketersediaan bahan pokok masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.

“Secara umum stok bahan pangan masih tersedia dalam jumlah cukup dan harga relatif stabil meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas,” kata Rosali.

Ia menjelaskan, kenaikan harga yang terjadi masih dalam batas wajar dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan, beras premium dijual di kisaran Rp14.900 hingga Rp15.000 per kilogram, sementara beras medium berkisar Rp12.500 hingga Rp12.700 per kilogram.

Harga gula pasir berada di kisaran Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng dijual sekitar Rp18.000 per liter.

Baca juga: Semarak Ramadan, Polres Way Kanan Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Baradatu

Untuk komoditas hortikultura, cabai merah dijual Rp33.000 hingga Rp35.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp60.000 hingga Rp62.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah berkisar Rp32.000 hingga Rp35.000 per kilogram dan telur ayam ras sekitar Rp28.000 per kilogram.

Selain memantau pasar tradisional, Satgas Pangan juga mengecek harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar modern seperti Swalayan Candra Superstore dan Alfamidi.

Dari hasil pemantauan tersebut, harga bahan pokok di pasar modern juga terpantau relatif stabil dan tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan.

Rosali menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar serta mencegah praktik penimbunan barang.

“Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan di pasar tradisional maupun pasar modern agar tidak ada pihak yang memanfaatkan momentum Ramadan dan Idul Fitri untuk menaikkan harga secara tidak wajar,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para pedagang agar tetap menjual barang dengan harga yang wajar serta tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu kelangkaan di pasaran.

( Tribunlampung.co.id / Oky Indra Jaya ) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved