Mudik Lebaran

H-3 Lebaran, 163.603 Penumpang Menyeberang ke Sumatera

Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam pada periode 18 Maret 2026 (H-3), tercatat sebanyak 142 trip kapal beroperasi.

Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
TIBA - Pemudik pejalan kaki tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Kamis (19/3/2026). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Arus mudik Lebaran 2026 di lintasan Jawa–Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Berdasarkan data Posko Merak selama 24 jam pada periode 18 Maret 2026 (H-3), tercatat sebanyak 142 trip kapal beroperasi.

Jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 163.603 orang.

Selain itu, pergerakan kendaraan juga mengalami lonjakan. 

Kendaraan roda dua tercatat sebanyak 22.865 unit, roda empat mencapai 19.459 unit, truk 1.211 unit, dan bus 905 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang telah menyeberang pada H-3 mencapai 44.440 unit.

Angka ini meningkat tajam dibandingkan periode sehari sebelumnya, yakni 17 Maret 2026 (H-4). 

Pada periode tersebut, jumlah trip kapal tercatat sebanyak 127 trip, dengan total penumpang mencapai 104.321 orang.

Sementara itu, kendaraan roda dua pada H-4 tercatat 9.816 unit, roda empat 13.385 unit, truk 1.839 unit, dan bus 729 unit.

Total seluruh kendaraan pada H-4 mencapai 25.769 unit.

General Manager ASDP Bakauheni Partogi Tamba mengatakan, menghadapi arus mudik Lebaran ini,  pihaknya melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, serta pemerintah daerah guna mengantisipasi lonjakan pemudik.

Menurutnya, berbagai langkah telah disiapkan, mulai dari rekayasa lalu lintas hingga kemungkinan penundaan keberangkatan jika terjadi kepadatan ekstrem.

"Sejumlah pelabuhan turut dioperasikan untuk mendukung kelancaran arus, yakni pelabuhan ASDP utama, Wika Beton, dan BBJ (Bandar Bakau Jaya). Sementara itu, Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA) disiapkan sebagai pelabuhan kontingensi jika terjadi lonjakan signifikan," ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Ia menambahkan, ASDP juga menerapkan kebijakan tarif tunggal atau single tarif guna memberikan kepastian biaya bagi pengguna jasa. Kebijakan ini berlaku di Pelabuhan Merak pada 13–20 Maret 2026, dan di Pelabuhan Bakauheni pada 23–29 Maret 2026.

Partogi mengimbau masyarakat yang akan menyeberang pada puncak arus mudik 18–19 Maret untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta membeli tiket sesuai jadwal keberangkatan.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, ASDP optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2026 di lintasan Bakauheni–Merak dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman.

“Kami mengimbau pengguna jasa untuk datang sesuai jadwal tiket dan memastikan sudah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan,” pungkasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved