Mudik Lebaran
Terminal Rajabasa Bandar Lampung Dipadati 37 Ribu Penumpang Saat Puncak Mudik
Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Rajabasa tembus puluhan ribu penumpang. Pengelola memastikan fasilitas hingga pengawasan diperketat.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Terminal Tipe A Rajabasa catat 37.782 penumpang saat puncak mudik.
- Penumpang datang: 18.905, berangkat: 18.877.
- Pergerakan bus: 1.585 masuk, 1.908 keluar.
- Fasilitas ditingkatkan, termasuk 14 CCTV untuk keamanan.
- Kondisi terminal kini lebih bersih, aman, dan kondusif.
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Petugas Terminal Tipe A Rajabasa, Kota Bandar Lampung mencatat, pada puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, jumlah penumpang yang datang dan berangkat mencapai 37.782 orang.
Kepala Terminal Tipe A Rajabasa, Budi Hartanto, mengatakan jumlah pemudik yang melintas, baik datang maupun pergi, memang tembus puluhan ribu saat puncak arus mudik Lebaran 2026.
Dari data yang ada, penumpang yang datang ke Terminal Rajabasa menggunakan bus AKDP dan AKAP tercatat sebanyak 18.905 orang.
Sementara yang berangkat dari Terminal Rajabasa ada 18.877 orang.
Untuk pergerakan bus, tercatat ada 1.585 unit bus yang masuk ke terminal.
Baca juga: Traffic Tol Bakter Naik 62 Persen selama Sembilan Hari Mudik Lebaran 2026
Sedangkan bus yang keluar mencapai 1.908 unit.
Budi menyebut, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026, termasuk memasang 14 titik CCTV di area terminal.
“Mulai dari berbagai persiapan maupun sarana dan prasarana sudah dipersiapkan dengan cukup baik,” kata Budi.
Menurut dia, keberadaan CCTV di sejumlah titik itu diharapkan bisa memantau aktivitas di dalam terminal.
“Kami pastikan pemudik yang melintas di Terminal Rajabasa merasa nyaman, mulai dari ruang tunggu sampai kebersihan toilet,” ujarnya.
Kebersihan area terminal juga jadi perhatian, termasuk lantai yang dijaga tetap bersih sebagai bagian dari peningkatan pelayanan.
“Insyaallah terminal selalu bersih, aman, dan nyaman, baik untuk singgah maupun bagi yang terpaksa menginap,” kata dia.
Ia juga memastikan kondisi di terminal kini jauh lebih kondusif, sekaligus menepis stigma negatif yang dulu sempat melekat.
Menurutnya, sejak pengelolaan dialihkan pada 2018 dan kini berada di bawah Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, situasi di Terminal Rajabasa semakin tertata.
CCTV sendiri sudah mulai dipasang sejak 2019, termasuk tambahan kamera pengawas dari Polresta Bandar Lampung.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Terminal-Rajabasa-Bandar-Lampung-Dipadati-37-Ribu-Penumpang-Saat-Puncak-Mudik.jpg)