Mudik Lebaran
Polres Lampung Selatan Imbau Masyarakat Jadi "Pemudik Cerdas"
Polres Lampung Selatan mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2026 untuk menjadi "pemudik cerdas" dengan mengatur waktu.
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Polres Lampung Selatan mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2026 untuk menjadi "pemudik cerdas" dengan mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan kendaraan, khususnya menuju Pelabuhan Bakauheni.
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri saat Pelabuhan Bakauheni. Ia menegaskan, pemudik diharapkan dapat menghindari tanggal-tanggal yang diprediksi menjadi puncak arus balik.
"Kami menghimbau jadilah pemudik cerdas. Artinya, hindari prediksi puncak arus balik, yaitu hari Selasa tanggal 24, serta hari Sabtu dan Minggu," ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Menurutnya, lonjakan kendaraan pada puncak arus balik berpotensi menimbulkan antrean panjang, terutama di akses menuju pelabuhan penyeberangan.
Oleh karena itu, pengaturan waktu keberangkatan menjadi kunci untuk mengurai kepadatan.
Kapolres mengatakan, dalam mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, Polres Lampung Selatan telah menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas, salah satunya melalui penerapan delaying system di ruas tol menuju pelabuhan.
AKBP Toni menjelaskan, delaying system akan diberlakukan di beberapa titik buffer zone, yakni di KM 49, KM 33, hingga KM 20. Pada titik-titik tersebut, kendaraan akan ditahan sementara sebelum diarahkan masuk ke kawasan pelabuhan.
Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas tampung di dalam area pelabuhan, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan yang meluas hingga ke badan jalan tol.
"Jika di pelabuhan tidak ada antrean, kendaraan akan kita lepas secara bertahap, misalnya 200 unit per gelombang. Ini untuk memastikan arus tetap terkendali," jelasnya.
Selain pengaturan di jalur tol, pengawasan juga diperketat di jalur arteri. Pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah titik screening tiket guna memastikan seluruh pemudik telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan.
Adapun lokasi screening tiket tersebut berada di kawasan Tiga Saudara, Gayam, serta jalur menuju arah Ekspo. Pemeriksaan ini akan diberlakukan secara ketat untuk mencegah kendaraan tanpa tiket masuk ke area pelabuhan.
Kapolres menegaskan, baik pengguna kendaraan roda empat maupun roda dua wajib mengantongi tiket kapal sebelum melanjutkan perjalanan ke pelabuhan.
"Apabila tidak punya tiket, otomatis tidak kita lepas untuk masuk ke sini. Ini dilakukan agar tidak terjadi stuck yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas, baik di arteri maupun di tol," tegasnya.
Ia menambahkan, proses screening tiket ini akan mulai diberlakukan secara masif pada Senin, 23 Maret 2026 atau H+2 Lebaran, seiring dengan meningkatnya volume kendaraan arus balik.
Sementara itu, terkait pengamanan pemudik roda dua, Polres Lampung Selatan memastikan personel pengawalan tetap disiagakan di lapangan. Meskipun karakteristik arus balik cenderung lebih cair dibandingkan arus mudik, potensi kerawanan di jalan tetap diantisipasi.
"Untuk roda dua tetap kita siapkan pengawalan. Walaupun tidak seperti arus mudik yang biasanya motor keluar bersamaan dalam jumlah besar, pengamanan tetap kita lakukan demi keselamatan pemudik," pungkasnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)
| Lebih dari 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Bakter Selama Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| 36 Kendaraan Milik Pemudik Dikembalikan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 102.526 Penumpang Menyeberang via Bakauheni |
|
|---|
| Polda Lampung Terapkan Delay System di Tol Bakter, Truk Dialihkan ke Rest Area Urai Antrean |
|
|---|
| Kasus Meninggal Akibat Kecelakaan Selama OKK di Lampung Naik 18,2 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Polres-Lampung-Selatan-Imbau-Masyarakat-Jadi-Pemudik-Cerdas.jpg)