Berita Lampung
Identitas Ayah dan Anak yang Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Pringsewu
Kedua korban meninggal dunia setelah tercebur dan tenggelam di sungai saat sedang menjala ikan.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Identitas ayah dan anak yang ditemukan meninggal dunia di Sungai Way Waya, Pekon Mada Raya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Minggu (22/3/2026), telah diketahui.
Keduanya adalah Abdul Hamid (52) dan Mahfudin (13), warga Lampung Utara.
Kedua korban meninggal dunia setelah tercebur dan tenggelam di sungai saat sedang menjala ikan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 12.30 WIB saat Abdul Hamid bersama tiga anak laki-laki, termasuk Mahfudin, pergi ke Sungai Way Waya untuk menjala ikan.
Saat berada di lokasi, Mahfudin tiba-tiba tercebur ke sungai dan tenggelam.
Melihat kejadian tersebut, Abdul Hamid berusaha menolong anaknya dengan turun ke sungai. Namun nahas, ia justru terbawa arus dan ikut tenggelam.
Dua saksi yang berada di lokasi, M. Amin Rifansah (10) dan Ardiyansyah (10), segera meminta bantuan kepada warga sekitar. Warga kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya kedua korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Pekon Mada Raya, Hariyadi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kedua korban ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh warga.
“Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Hariyadi, Senin (23/3/2026).
Ia menambahkan, kondisi arus Sungai Way Waya yang tidak menentu serta kedalaman yang sulit diprediksi menjadi faktor risiko bagi warga yang beraktivitas di lokasi tersebut.
“Musibah ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sungai,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Pagelaran, Iptu Agus Darmawan, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga.
“Personel Polsek Pagelaran telah mendatangi tempat kejadian perkara, berkoordinasi dengan tim medis dan Inafis, serta memeriksa saksi-saksi,” jelasnya.
Ia menambahkan, kejadian diperkirakan berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB di Sungai Way Waya, Pekon Mada Raya.
Pihak keluarga korban, lanjutnya, telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Sebelumnya, dalam video yang beredar, terlihat sejumlah warga melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Suasana haru menyelimuti warga saat kedua korban berhasil ditemukan dari sungai.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)
| Kenaikan LPG Nonsubsidi, Dedi Mulyadi Dorong Pemanfaatan Kayu Bakar di Desa |
|
|---|
| KWI Apresiasi Misi PWKI Temui Paus Leo XIV di Vatikan, Tugas Selesai meski Berisiko |
|
|---|
| Polisi Amankan Barang Bukti Uang Tunai Rp15 Juta dari Oknum LSM dalam Dugaan Pemerasan di Lamtim |
|
|---|
| Perumda Air Minum Pesawaran Prioritaskan Pasokan ke Fasilitas Vital Selama Musim Kemarau |
|
|---|
| Kakek dan Tetangga Korban Kini Tersangka Gadis 15 Tahun Hamil di Lampung Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Ayah-dan-anak-tewas-tenggelam-5.jpg)