Berita Lampung
Dugaan Kajur Ilkom Universitas Lampung, Mahasiswi Osmycin Tak Benar-benar Hilang
Kabar hilangnya mahasiswi Ilmu Komputer FMIPA Universitas Lampung ( Unila ) bernama Osmycin Amelia, diduga bukan karena tindak kriminal.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Mahasiswi Universitas Lampung, Osmycin Amelia, hilang sejak 26 Maret 2026
- Diduga bukan korban kriminal, kemungkinan menjauh karena tekanan
- Belum bisa wisuda karena skripsi & seminar belum selesai
- Meski berprestasi (IPK 3,8), diduga mengalami tekanan jelang kelulusan
- Terakhir terlihat di area kampus (Kopma), lalu hilang kontak
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kabar hilangnya mahasiswi Ilmu Komputer FMIPA Universitas Lampung ( Unila ) bernama Osmycin Amelia, diduga bukan karena tindak kriminal.
Osmycin dilaporkan hilang sejak Kamis (26/3/2026), atau dua hari sebelum prosesi wisuda yang seharusnya diikutinya pada Sabtu (28/3/2026). Hingga Minggu (29/3/2026), keberadaannya masih belum diketahui.
Pihak kampus mengungkap, Osmycin sebenarnya belum memenuhi syarat akademik untuk diwisuda. Ia masih harus menyelesaikan skripsi beserta tahapan seminar usul dan seminar hasil.
Hal tersebut diungkap Kepala Jurusan Ilmu Komputer FMIPA Unila, Dwi Sakethi.
Dwi menyebut, kondisi tersebut kemungkinan menjadi tekanan tersendiri bagi mahasiswi berprestasi itu.
Baca juga: Komunikasi Terakhir Mahasiswi Unila, Osmycin Amelia, Sebelum Hilang, Diselidiki
“Secara akademis dia sangat baik, IPK-nya 3,8. Tapi memang masih ada kewajiban yang belum diselesaikan,” ujar Dwi, Minggu.
Dwi menduga, Osmycin tidak benar-benar hilang dalam arti menjadi korban tindak kriminal, melainkan kemungkinan memilih untuk menjauh sementara.
“Bisa jadi ini bukan hilang, tapi menyembunyikan diri karena ada tekanan,” katanya.
Fenomena mahasiswa yang mengalami tekanan menjelang kelulusan bukan hal baru.
Skripsi, yang menjadi syarat akhir, sering kali memicu kecemasan, rasa malu, hingga keinginan untuk menarik diri dari lingkungan sosial, terutama ketika ekspektasi tinggi datang dari keluarga maupun diri sendiri.
Dalam kasus Osmycin, tekanan itu terasa kontras dengan pencapaiannya selama ini.
Dengan IPK hampir sempurna, ia justru tersendat di tahap akhir yang sering dianggap paling menentukan.
Sementara itu, keluarga terus berupaya mencari keberadaan Osmycin. Kakaknya, Fajar Roman Hariosa, menjelaskan terakhir kali Osmycin terlihat di lingkungan kampus setelah turun dari mobil di depan Kopma Unila.
Sejak saat itu, ia tidak kembali, dan ponselnya tidak dapat dihubungi.
Keluarga telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan berharap Osmycin segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Fakta-fakta
| Alasan Abdul Nekat Bacok Mertuanya di Rumah di Lampung Selatan hingga Tewas |
|
|---|
| Satu Unit Mobil di Bandar Lampung Rusak Berat Tertimpa Pohon Tumbang |
|
|---|
| Tes DNA Bongkar Tindakan Bejat Kakek di Lampung, Hamili Cucu Berusia 15 Tahun |
|
|---|
| Wanita di Bandar Lampung Labrak Indekos Tempat Suaminya Bermesraan dengan Remaja Putri |
|
|---|
| Kronologi Pelaku Curanmor Tewas Dikeroyok, 3 Pelaku Diamankan Polres Lampung Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Osmycin-Amelia-Mahasiswi-Unila-Hilang.jpg)