Tenggelam di Bandar Lampung

Breaking News 2 Mahasiswi Hilang Terseret Arus Sungai Batu Putu Bandar Lampung

Adapun identitas korban yang masih hilang diketahui bernama Bunga (22) dan Fatma (22).

|
Tribunlampung.co.id/SAR
KOORDINASI SAR - Dua mahasiswi dilaporkan terseret arus saat berenang di Sungai Batu Putu, kawasan Wira Garden, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 13.05 WIB. Basarnas melakukan pencarian. 
Ringkasan Berita:
  • Dua mahasiswi dilaporkan terseret arus saat berenang di Sungai Batu Putu, kawasan Wira Garden, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.
  • Peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 13.05 WIB.
  • Sampai petang, dua mahasiswi yang terseret arus tersebut masih dalam pencarian.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Dua mahasiswi dilaporkan terseret arus saat berenang di Sungai Batu Putu, kawasan Wira Garden, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 13.05 WIB.

Kepala Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan ( Basarnas) Kelas A Lampung, Deden Ridwansah membenarkan adanya peristiwa orang atau mahasiswi tenggelam tersebut.

"Awalnya ada empat orang yang sedang berenang di lokasi. Namun secara tiba-tiba debit air sungai meningkat drastis sehingga seluruhnya terbawa arus," ujar Deden dalam keterangannya.

Dari kejadian tersebut, dua orang berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai, sementara dua lainnya terseret arus dan hingga kini masih dalam pencarian.

Adapun identitas korban yang masih hilang diketahui bernama Bunga (22) dan Fatma (22). Sementara alamat keduanya masih dalam pendataan petugas.

Laporan kejadian pertama kali diterima Basarnas Lampung pada pukul 13.10 WIB dari rekan korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 13.35 WIB.

"Jarak tempuh ke lokasi sekitar 32,2 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan kurang lebih 50 menit," jelasnya.

Tim SAR diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 14.25 WIB untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Dalam operasi ini, Basarnas Lampung mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya perahu karet lengkap dengan motor, alat selam, aqua eye, alat komunikasi, serta kendaraan operasional.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap kedua korban masih berlangsung.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved