Berita Lampung

Gubernur Mirza Minta Warga Ikut Jaga Jalan dan Drainase

Mirza menegaskan, jalan yang rusak berat umumnya baru bisa diperbaiki kembali dalam siklus panjang, bahkan hingga 15 tahun.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
PERBAIKAN JALAN - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri groundbreaking pembangunan ruas jalan Kalirejo–Bangunrejo, Jumat (3/4/2026). 

Tingginya mobilitas dipicu aktivitas ekonomi di tiga pasar utama, yakni Pasar Kalirejo, Pasar Bangunrejo, dan Pasar Poncowarno.

“Di sini sangat ramai. Bahkan LHR-nya termasuk paling tinggi se-Provinsi Lampung,” ujarnya.

Untuk tahun 2026, alokasi anggaran dibagi menjadi Rp 60 miliar untuk ruas Bangunrejo–Kalirejo, Rp 70 miliar untuk Kalirejo–Padangratu, dan Rp 40 miliar untuk Padangratu–Pekurun Udik.

Pembangunan jalan dilakukan menggunakan konstruksi rigid beton secara menyeluruh, mengingat tingginya aktivitas kendaraan berat di wilayah tersebut yang didominasi sektor pertanian dan tambang rakyat.

“Daerah ini penghasil sawit, padi, dan jagung. Selain itu juga ada tambang pasir dan tanah untuk produksi genting serta bata yang dipasarkan hingga ke Jakarta dan luar Lampung,” jelasnya.

Pada ruas Kalirejo–Bangunrejo, panjang jalan mencapai 14 kilometer, namun pembangunan tahap awal difokuskan sepanjang 5,5 kilometer.

“Seharusnya bisa selesai seluruhnya, tapi karena eskalasi harga, ada sekitar 700 meter yang belum bisa dibangun dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya,” kata dia.

Dengan pembangunan ini, kondisi jalan mantap di Lampung Tengah yang saat ini berada di angka 89 persen ditargetkan meningkat menjadi 98 persen.

Selain peningkatan kualitas jalan, proyek ini juga mencakup pelebaran jalan dari 4,5 meter menjadi 6 meter, dengan tambahan bahu jalan masing-masing 1 meter di sisi kanan dan kiri, serta pembangunan sistem drainase untuk mencegah banjir.

“Semua sudah kita pikirkan, termasuk drainase. Air sudah kita arahkan, insyaallah tidak akan terjadi banjir lagi,” ujarnya.

Taufiqullah juga menyinggung kondisi jalan sebelumnya yang sempat viral karena rusak parah hingga tergenang air.

“Yang kemarin sempat viral sampai masyarakat mandi-mandi di jalan, insya Allah setelah diperbaiki tidak akan terjadi lagi,” pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama) 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved