Benda Langit Misterius di Lampung
Itera Sebut Benda Asing di Langit Lampung adalah Sampah Antariksa
Annisa mengatakan, pihaknya telah menganalisis benda tersebut. Hasilnya, benda asing tersebut diduga merupakan bekas badan roket CZ-3B.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Observatorium Astronomi Institut Teknologi Sumatera (OAIL Itera) menyatakan fenomena benda asing yang berada di langit Lampung adalah peristiwa masuknya kembali sampah antariksa (re-entry) ke atmosfer Bumi.
Warga Lampung, termasuk di wilayah Sumatera bagian selatan hingga Jawa Barat, mendadak digegerkan dengan penampakan fenomena cahaya merah di langit yang diiringi dengan suara dentuman keras.
Banyak spekulasi beredar mengenai asal-usul benda bercahaya tersebut, mulai dari komet, meteroit, hingga rudal salah sasaran.
Kepala Pusat OAIL Itera Annisa Novia Indra Putri mengatakan, pihaknya telah menganalisis benda tersebut.
Hasilnya, benda asing tersebut diduga merupakan bekas badan roket CZ-3B R/B milik China.
"Objek CZ-3B R/B tersebut merupakan bagian dari roket peluncur Long March 3B milik China yang diterbangkan pada 23 Januari 2025 lalu," kata Annisa, Minggu (5/4/2026).
Setelah menjalankan tugasnya mengantar satelit ke luar angkasa, terus Annisa, badan roket ini tertinggal dan melayang di orbit rendah Bumi (kow earth orbit/LEO).
Seiring berjalannya waktu, roket ini mengalami penurunan ketinggian karena tertahan oleh gaya hambat atmosfer bumi (atmospheric drag), hingga akhirnya jatuh menembus langit Lampung semalam.
Ciri-ciri fisik saat kejadian terekam jelas oleh masyarakat dan kamera pemantau.
Berbeda dengan meteor atau komet alami yang melesat sangat cepat, Annisa menuturkan bahwa sampah antariksa buatan manusia ini memiliki karakteristik khusus.
"Durasinya terlihat lebih panjang, kecepatannya cenderung agak lambat. Terlihat pecahan-pecahan cahaya yang terpisah namun tetap bergerak searah (fragmentasi), dan arah lintasannya cenderung datar atau horizontal," jelasnya.
Terkait identifikasi bahwa benda asing di langit Lampung tersebut adalah sampah roket China, Annisa membeberkan hal tersebut diketahui berdasarkan dokumen prediksi dari pusat studi sampah antariksa dunia, yakni Center for Orbital and Reentry Debris Studies (CORDS) dari The Aerospace Corporation.
Dari data tersebut, lanjut Annisa, terdapat 4 kandidat sampah antariksa yang diprediksi jatuh pada 4 April 2026, yaitu Satelit Starlink-4461 (ID 53503), Satelit Starlink-4404 (ID 53195), Badan Roket CZ-4B R/B (ID 67301), dan Badan Roket CZ-3B R/B (ID 62805).
"Mengingat ukuran cahaya yang sangat besar, peneliti langsung mengerucutkan pilihan pada roket CZ-4B atau CZ-3B," jelas dia.
Untuk memastikannya, tim OAIL Itera menggunakan kamera khusus pemantau seluruh langit (all-sky camera).
| Badan Roket China, Benda Langit Misterius yang Lintasi Lampung Bukan Rudal |
|
|---|
| BRIN Sebut Benda Terang di Langit Lampung Sampah Antariksa, Tidak Berbahaya |
|
|---|
| Geger Benda Asing di Langit Lampung, Dosen Itera: Diduga Sampah Roket China |
|
|---|
| Bukan Meteor, Benda Langit Misterius yang Melintasi Lampung Diduga Sisa Roket China |
|
|---|
| Durasi Munculnya Benda Langit Misterius Dinilai Tak Biasa, Diduga Bukan Meteor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/benda-asing-di-Lampung-bekas-badan-roket-milik-China.jpg)