Harga Plastik Naik
Meroketnya Harga Plastik Bisa Picu Krisis Nasional
Konflik di Selat Hormuz menjadi pemicu utama berkurangnya pasokan bijih plastik di kawasan Asia Pasifik, mulai dari Indonesia, Singapura.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Ia pun menyebut bahwa saat ini telah memaksa industri menurunkan kapasitas produksi.
"Bahkan sudah banyak pabrik di Jawa memilih tutup, ada juga yang memperpanjang libur Lebaran hingga satu bulan karena kesulitan bahan baku," imbuhnya.
Untuk menyiasati situasi ini di tingkat konsumen dan UMKM, Sukardi menyebut pihaknya juag telah melakukan evaluasi teknis pada kemasan guna menekan biaya produksi agar tidak terlalu membebani harga jual.
Hal itu dilakukan dengan menurunkan ketebalan produk sesuai permintaan konsumen.
"Misalnya contoh plastik yang dipakai ketebalannya 40 mikron, mungkin dia harus dievaluasi bisa menggunakan 30 mikron atau 25 mikron. Jadi kenaikan harga yang 100 ini diimbangi dengan evaluasi ukuran, sehingga jumlah lembarnya dalam satu kilonya lebih banyak. Jadi biayanya bisa ditekan," jelasnya.
Selain efisiensi ukuran, ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak menggunakan plastik, seperti menghindari penggunaan plastik berlapis jika kualitas plastik yang digunakan sudah cukup kuat.
Sebagai solusi jangka pendek, Sukardi meminta pemerintah segera melakukan langkah luar biasa (eksperimen kebijakan) layaknya penanganan alat kesehatan saat pandemi Covid-19.
"Menurut saya yang paling baik adalah pemerintah harus gerak cepat. Mungkin harus ada peraturan presiden yang membebaskan bea masuk (impor) terkait dengan plastik," tegasnya.
Selain relaksasi pajak, ia mengusulkan adanya jalur logistik khusus untuk impor bahan baku plastik.
"Kedua, mungkin diperlukan jalur khusus terkait dengan impor, karena jika ini tidak segera, dampaknya akan luas, karena segalanya sekarang sudah menggunakan plastik," ujar Sukardi.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa sejauh ini perusahaan mereka masih mampu bertahan dengan kondisi yang ada.
Bahkan, pihaknya terbuka bagi pelaku UMKM yang ingin berkonsultasi mencari solusi terkait harga plastik yang meroket.
"Kami dari PT Trigunung Padutama siap berdiskusi dengan pelaku UMKM untuk mencari solusi. Silahkan hubungi kontak 0811-7970-030 atau 0853-6634-1525," pungkasnya.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)
| Cegah Penyalahgunaan, Polda Lampung Periksa Ketat Senpi Personel |
|
|---|
| WFH di Lampung Belum Tentu Hemat, Disiplin dan Karakter Kerja Jadi Penentu |
|
|---|
| Klaim Didukung 9 Kabupaten, Gunawan Raka Siap Bangun PASI Lampung |
|
|---|
| Pencarian Korban Terseret Arus Sungai di Pringsewu Diperluas hingga Pesawaran |
|
|---|
| Terekam CCTV, Kelakuan Pria di Metro Lampung Asusila Anak Usia 14 Tahun di Warung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Direktur-PT-Trigunung-Padutama-Sukardi-Soegiarto-harga-plastik-naik.jpg)