Banjir di Lampung

Hujan Deras, Bandar Lampung Dikepung Banjir

Hujan deras disertai petir dan angin kencang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak sore hari membuat sejumlah titik vital di kota ini terendam banjir

|
Penulis: Hurri Agusto | Editor: soni yuntavia
Dokumentasi/Hurri Agusto
BANJIR - Hujan deras disertai petir dan angin kencang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak sore hari membuat sejumlah titik vital di kota ini terendam banjir, Selasa (14/4/2026) malam. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Hujan deras disertai petir dan angin kencang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak sore hari membuat sejumlah titik vital di kota ini terendam banjir, Selasa (14/4/2026) malam.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung melalui rilis resminya telah mengeluarkan Peringatan 

Dari sejumlah video yang diterima Tribunlampung.co.id, banjir melumpuhkan lalu lintas di sejumlah jalan prptokol, bahkan merendam pemukiman warga.

Sejumlah jalan protokol dan pemukiman warga, di antaranya Kelurahan Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, dengan ketinggian air dilaporkan mencapai setinggi pinggang orang dewasa.

Di Jalan Raden Inten, genangan air di ruas jalan utama ini membuat laju kendaraan terhambat

Penampakan serupa terlihat di Jalan Ratulangi, kawasan di samping Kodam Raden Inten, dengan ketinggian hingga betis orang dewasa.
 
Di jalan Jalan Sultan Agung, Way Halim, luapan air menutupi seluruh badan jalan.

Selain itu, kawasan di Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, menjadi titik langganan yang juga tergenang.

Berdasarkan data monitoring BMKG Lampung, curah hujan tercatat mencapai 23.2 mm dengan status WASPADA. 

BMKG memperingatkan bahwa kondisi ini berpotensi meningkatkan debit air permukaan yang memicu genangan di wilayah dataran rendah, aliran sungai kecil, dan kawasan dengan sistem drainase yang kurang optimal.

BMKG mencatat hampir seluruh kecamatan di Bandar Lampung masuk dalam zona waspada, termasuk Kedaton, Sukarame, Tanjungkarang Barat/Pusat/Timur, Panjang, Telukbetung Selatan/Utara, Rajabasa, Sukabumi, Way Halim, Labuhan Ratu, hingga Kedamaian dan Bumi Waras.

Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi dampak hidrometeorologi yang dapat terjadi.

 Waspada jalanan licin, dan jarak pandang yang menurun drastis bagi pengendara.

"Hindari area rendah saat hujan masih berlangsung. Periksa saluran air di sekitar rumah untuk mencegah sumbatan lebih lanjut," tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Warga juga diminta tetap memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD setempat.

Hingga berita ini diturunkan, hampir seluruh wilayah Kota Bandar Lampung masih diguyur hujan deras.


(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved