Berita Lampung

Mirza Dorong Hilirisasi Ekonomi Lewat Wanita Pengusaha

Hal itu disampaikan Mirza saat menghadiri kegiatan halalbihalal Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Provinsi Lampung.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Dok Diskominfo Lampung
HALALBIHALAL IWAPI - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan halalbihalal Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Provinsi Lampung yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini 2026 di Gedung Graha Surya, Bandar Lampung, Rabu (15/4/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan peran strategis wanita pengusaha dalam mendorong hilirisasi serta memperkuat struktur ekonomi daerah. 

Menurutnya, kontribusi tersebut sejalan dengan tren pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus menunjukkan kinerja positif pada awal 2026.

Hal itu disampaikan Mirza saat menghadiri kegiatan halalbihalal Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Provinsi Lampung yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini 2026 di Gedung Graha Surya, Bandar Lampung, Rabu (15/4/2026).

Dalam kesempatan itu, gubernur menyebutkan, ekonomi Lampung tumbuh sebesar 5,28 persen atau berada di atas rata-rata nasional.

Pertumbuhan tersebut tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi mulai merata hingga ke perdesaan.

“Perputaran uang di Lampung mencapai sekitar Rp 500 triliun sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang semakin kuat dan merata,” ujar Mirza.

Gubernur menjelaskan, meningkatnya harga komoditas pertanian seperti kopi, padi, dan singkong turut mendorong pendapatan petani.

Dampaknya, daya beli masyarakat meningkat, yang tecermin dari naiknya pembelian kendaraan bermotor serta lonjakan transaksi belanja daring di wilayah perdesaan.

Ke depan, ia menegaskan bahwa penggerak ekonomi tidak lagi bertumpu pada bahan mentah, melainkan pada sektor pengolahan atau hilirisasi.

Ia pun mendorong anggota Iwapi untuk mengambil peran dalam rantai pasok produk UMKM agar perputaran ekonomi tetap berada di daerah.

“Peluang usaha saat ini sangat terbuka. Jangan sampai kebutuhan konsumsi masyarakat justru dipenuhi produk dari luar daerah atau luar negeri. Di sinilah peran Iwapi dalam memperkuat UMKM dan industri kreatif,” jelasnya.

Selain itu, Mirza mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar tenaga kerja lokal mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.

Gubernur juga mengajak seluruh pengurus Iwapi Lampung untuk bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha perempuan serta memperluas akses pendidikan bagi generasi muda menuju visi Indonesia Emas 2045.

Ketua DPD Iwapi Lampung Armalia Reny Madrie mengatakan, pihaknya terus mendorong anggota untuk meningkatkan kapasitas, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital.

Ia menyebutkan, berbagai program telah dilakukan, seperti pelatihan pemasaran digital dan pendampingan sertifikasi halal guna meningkatkan daya saing produk UMKM perempuan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved