Berita Lampung

Pajak Mobil Listrik Diharapkan Tidak Bebani Konsumen di Lampung

SPV Wuling Lampung, Erick, mengatakan, penetapan pajak kendaraan listrik berpotensi memengaruhi angka penjualan yang tergolong kecil.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
PAJAK MOBIL LISTRIK - SPV Wuling Lampung, Erick, berharap pajak mobil listrik tidak terlalu membebani konsumen. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Rencana penetapan pajak kendaraan listrik mendapat tanggapan beragam.

Pihak diler berharap pajak mobil listrik tidak terlalu membebani konsumen.

SPV Wuling Lampung, Erick, mengatakan, penetapan pajak kendaraan listrik berpotensi memengaruhi angka penjualan yang hingga kini masih tergolong kecil.

Menurut dia, pasar mobil listrik di Bandar Lampung belum sebesar di kota-kota besar seperti Jakarta.

Dalam satu bulan, penjualan unit baru masih terbatas.

“Market mobil listrik di Lampung itu belum besar. Dalam satu bulan paling hanya beberapa unit saja. Jauh dibandingkan Jakarta,” ujar Erick saat diwawancarai, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, jika kendaraan listrik dikenakan pajak, hal itu bisa berdampak langsung pada minat konsumen.

“Kalau dibebankan, tentu kita keberatan karena pasti berpengaruh ke penjualan. Dari awal kan salah satu daya tarik mobil listrik itu karena pajaknya diringankan,” jelasnya.

Selama ini, kata dia, pajak kendaraan bermotor (PKB) untuk mobil listrik di Lampung masih nol rupiah.

Sementara biaya yang dikenakan hanya pada komponen lain seperti sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ yang nilainya relatif kecil.

“Kalau PKB masih nol, paling hanya SWDKLLJ di bawah Rp150 ribu. Itu saja,” katanya.

Erick mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah daerah terkait besaran pajak yang akan diberlakukan.

“Kita belum tahu berapa besar kenaikannya, masih menunggu keputusan pemda,” ujarnya.

Meski demikian, dia optimistis terhadap perkembangan kendaraan listrik di Lampung

Ia menilai mobil listrik masih memiliki nilai lebih yang bisa menarik minat masyarakat.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved