Berita Lampung

Bangunan bekas pabrik kertas di Lamteng Terbakar, 5 Damkar Perusahaan Dikerahkan

bangunan bekas pabrik kertas di Desa Bujung Tenuk, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, hangus dilahap si jago merah.

Tayang:
Penulis: Fajar Ihwani Sidiq | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Dokumentasi Damkarmat Lamteng
DILAHAP SI JAGO MERAH - Sebuah bangunan bekas pabrik kertas di Desa Bujung Tenuk, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, hangus dilahap si jago merah pada Jumat (30/4/2026) malam.  

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Sebuah bangunan bekas pabrik kertas di Desa Bujung Tenuk, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, hangus dilahap si jago merah pada Kamis (30/4/2026) malam. 

Insiden yang bermula pada pukul 18.30 WIB ini menyita perhatian besar lantaran lokasi pabrik berada di jalur strategis Lintas Timur arah PT GGF Humas Jaya. 

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Satpol PP Lampung Tengah, Eddy Ismail Idris, menyatakan bahwa pihaknya segera mengerahkan personel begitu mendapat laporan dari warga yang melihat gumpalan asap tebal dari arah bangunan tua tersebut.

"Kami segera menerjunkan lima personel anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal di area pabrik kertas di Desa Bujung Tenuk tersebut," ujar Eddy Ismail Idris, Jumat (1/5/2026).

Namun, kata dia, besarnya material yang mudah terbakar di dalam pabrik membuat api sulit dikendalikan hanya dengan satu unit tim, sehingga proses pemadaman melibatkan bantuan lintas sektor dari perusahaan-perusahaan besar di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Mobil Land Cruiser Milik Purnawirawan TNI AD Terbakar, Kerugian Rp 200 Juta

Dia mengatakan, kerja sama solid terlihat di lapangan saat armada pemadam dari berbagai korporasi mulai berdatangan untuk menyuplai air. 

"Untuk proses pemadaman, selain tim Damkar Lampung Tengah, kami juga dibantu oleh unit dari PT Sinar Bling Bling Terbanggi Besar, PT GGP Umas Jaya, PT BW, dan Kopas Umas Jaya, serta pengamanan dari Polres Lampung Tengah melalui Bripka Arif Wibowo," lanjut Eddy.

Dia mengatakan, tim gabungan harus bekerja ekstra keras di tengah kegelapan malam mengingat kondisi bangunan yang sudah lama terbengkalai.

Hingga tengah malam lewat, petugas masih berjibaku membasahi reruntuhan bangunan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

"Hingga pukul 00.31 WIB pemadaman masih berlangsung, dan bersyukur memasuki dini hari api baru dapat benar-benar dijinakkan oleh tim gabungan," kata Eddy. 

Meskipun api telah padam, penyebab utama kebakaran ini masih menyisakan tanda tanya besar bagi petugas di lapangan maupun masyarakat sekitar.

Keanehan muncul lantaran bangunan tersebut sudah lama diputus aliran listriknya, sehingga dugaan arus pendek atau korsleting kemungkinan besar gugur. 

"Menurut laporan warga, pabrik kertas ini memang sudah tidak berfungsi lagi. Sampai saat ini asal api yang menyebabkan kebakaran belum diketahui secara pasti, karena pabrik tersebut sama sekali tidak ada arus listrik yang masuk,"

"Meski bangunan mengalami kerusakan berat, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sementara total kerugian materiil masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang," utupnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved