Berita Lampung

Danantara Siapkan Model Bisnis KDMP, Akademisi Unila Ingatkan Hal Paling Krusial

Pengelolaan KDMP ini bakal diawali oleh Danantara sebelum diserahkan ke koperasi.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Istimewa
KDMP - Pengamat ekonomi sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung, Asrian Hendi Cahya menilai rencana pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang diawali oleh Danantara sebelum diserahkan ke koperasi merupakan langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa. 

Ringkasan Berita:
  • Rencana pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa.
  • Pengelolaan KDMP ini bakal diawali oleh Danantara sebelum diserahkan ke koperasi.
  • Skema tersebut memberi keuntungan awal karena bisnis sudah berjalan saat diterima oleh KDMP.

Tribunlampung.co.id, Bandar LampungPengamat ekonomi sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung Asrian Hendi Cahya menilai rencana pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa.

Pengelolaan KDMP ini bakal diawali oleh Danantara sebelum diserahkan ke koperasi. Menurut Asrian, skema tersebut memberi keuntungan awal karena bisnis sudah berjalan saat diterima oleh KDMP.

Dia menilai bahwa hal ini mampu menjawab persoalan klasik koperasi yang kerap mengalami kesulitan saat memulai usaha. "Ini langkah maju dalam pembinaan dan pemberdayaan bisnis koperasi, karena unit usaha sudah berjalan sejak awal," ujarnya, Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan, proses pembinaan akan lebih optimal apabila selama masa transisi dilakukan pelatihan dan magang bagi manajer maupun karyawan sesuai bidang masing-masing, seperti manajemen, keuangan, dan operasional.

Informasi yang beredar, usaha yang akan dijalankan KDMP difokuskan pada sektor distribusi kebutuhan pokok dan hasil produksi pertanian desa yang terhubung dengan pemerintah. Seperti penyaluran gas, pupuk, beras, dan gula melalui BUMN maupun Bulog.

Baca juga: Jenis Usaha Koperasi KMP Bandar Lampung Menyesuaikan Kebutuhan Pokok Masyarakat

Fokus pada sektor distribusi ini dinilai akan mempermudah pengembangan bisnis, terlebih Danantara telah berpengalaman sebagai pelaku usaha.

Asrian berharap KDMP dapat menjadi jembatan bagi pelaku ekonomi desa dalam memasarkan produk, khususnya produk olahan. Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia.

"Penyiapan manajer dan karyawan menjadi kunci. Rekrutmen harus dilakukan secara objektif agar proses pelatihan dan magang berjalan optimal, sehingga alih kelola bisnis bisa berlangsung mulus," katanya.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat sebagai anggota koperasi juga dinilai krusial.

Mengingat koperasi bersifat kolektif, partisipasi anggota serta transparansi dan akuntabilitas pengurus menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi dan usaha.

Ia menegaskan, titik krusial dari program ini terletak pada masa transisi pengalihan bisnis dari Danantara ke KDMP.

"Kalau proses ini berjalan baik, maka optimisme terhadap penyerapan tenaga kerja, baik manajer maupun karyawan, akan semakin kuat. Dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi desa juga akan signifikan," jelasnya.

Sebagai catatan, ia mendorong Danantara untuk menyiapkan model bisnis yang matang, termasuk sistem digitalisasi, serta menjalankannya secara selektif sesuai kesiapan desa, bukan secara masif sekaligus.

Presiden Prabowo Subianto memperkirakan 81.000 Koperasi Desa Merah Putih yang akan dibangun di seluruh Indonesia dapat mempekerjakan atau menyerap tenaga kerja hingga lebih dari 1 juta orang.

"Koperasi Merah Putih akan ada 81 ribu. Satu koperasi mempekerjakan 18 orang, 80 ribu kali 18, Anda hitung sendiri, satu juta sekian juga lebih," kata Prabowo dalam groundbreaking proyek hilirisasi strategis, di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Adapun, Koperasi Desa Merah Putih kini tengah membuka rekrutmen manajer. Rekrutmen besar-besaran membuka kurang lebih 30.000 formasi manajer sekaligus di seluruh Indonesia pada 2026. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved