Berita Lampung

Hardiknas 2026, Pemprov Lampung Tekankan Pendidikan Inklusif dan Penguatan SDM

Upacara Hardiknas digelar di Lapangan Korpri, lingkungan Kantor Pemprov Lampung, Senin (4/5/2026), dan berlangsung khidmat. 

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Dok Diskominfotik Lampung
UPACARA HARDIKNAS - Upacara Hardiknas digelar di Lapangan Korpri, lingkungan Kantor Pemprov Lampung, Senin (4/5/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Upacara Hardiknas digelar di Lapangan Korpri, lingkungan Kantor Pemprov Lampung, Senin (4/5/2026), dan berlangsung khidmat. 

Sekretaris Provinsi Lampung Marindo Kurniawan bertindak sebagai inspektur upacara.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran ASN, DPRD, TNI, Polri, para guru, serta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Lampung.

Dalam kesempatan itu, Marindo membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti. 

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menekankan bahwa Hardiknas 2026 menjadi momentum refleksi untuk meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional.

Menurutnya, pendidikan pada hakikatnya merupakan proses memanusiakan manusia yang dijalankan dengan ketulusan, kasih sayang, serta berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.

Nilai tersebut sejalan dengan ajaran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, melalui konsep “Among” yang menekankan asah, asih, dan asuh.

Ia juga menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, serta memperkuat peradaban.

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong berbagai kebijakan strategis, di antaranya pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta percepatan digitalisasi pembelajaran.

Selain itu, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru juga menjadi perhatian, melalui program beasiswa pendidikan lanjutan, pelatihan kompetensi, hingga penyaluran tunjangan secara langsung setiap bulan.

Penguatan karakter peserta didik turut menjadi fokus melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan menyenangkan.

“Sekolah harus menjadi ruang tumbuh yang tidak hanya mengembangkan aspek akademik, tetapi juga nilai moral, sosial, dan spiritual,” kata Marindo.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi, numerasi, serta penguatan bidang sains dan teknologi.

Berbagai program pengembangan bakat seperti tes kemampuan akademik, lomba olahraga, hingga seni juga dihadirkan untuk mengoptimalkan potensi peserta didik.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved