Berita Lampung
Hari Ketiga Pencarian ABK KM Bimasuci, Tim SAR Perluas Area hingga 7 Mil Laut
Tim SAR gabungan memperluas operasi pencarian terhadap Ajum (53), anak buah kapal (ABK) KM Bimasuci hingga radius tujuh mil laut.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Kiki Novilia
Ringkasan Berita:
- Tim SAR gabungan memperluas operasi pencarian terhadap Ajum (53), anak buah kapal (ABK) KM Bimasuci hingga radius tujuh mil laut pada hari ketiga, Kamis (7/5/2026).
- Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengatakan area pencarian diperluas untuk memaksimalkan upaya menemukan korban.
- Meski demikian, hingga operasi hari ketiga berakhir, korban belum berhasil ditemukan.
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan – Tim SAR gabungan memperluas operasi pencarian terhadap Ajum (53), anak buah kapal (ABK) KM Bimasuci hingga radius tujuh mil laut pada hari ketiga, Kamis (7/5/2026).
Sebelumnya, kapal motor KM Bimasuci yang digunakan untuk mencari ikan dilaporkan tertabrak kapal kargo di perairan Kalianda pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat kejadian, kapal tersebut membawa empat awak. Tiga orang berhasil selamat, sementara satu ABK bernama Ajum masih dinyatakan hilang.
Adapun korban selamat yakni Kalori selaku nahkoda, warga Bandongan, Desa Teluk; Uyut, warga Kalumpang Laruan; serta Herman, warga Cilurah, Desa Carita.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur yakni Polairud Polda Lampung, Polres Lampung Selatan, Pos TNI AL Kalianda, Damkar dan BPBD Lampung Selatan, Himpunan Seluruh Nelayan Indonesia (HSNI) Lampung Selatan, serta relawan nelayan setempat.
Baca juga: Hari Kedua Pencarian ABK Kapal Nelayan Hilang di Kalianda Masih Nihil
Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengatakan area pencarian diperluas untuk memaksimalkan upaya menemukan korban.
“Kami perluas area pencarian menjadi 5 hingga 7 mil laut dari lokasi korban dilaporkan hilang. Operasi pencarian dimulai pukul 08.00 WIB,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Meski demikian, hingga operasi hari ketiga berakhir, korban belum berhasil ditemukan.
“Operasi pencarian hari ketiga dihentikan sementara pukul 17.15 WIB dan akan dilanjutkan besok,” kata Rezie.
Ia menambahkan, tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari korban yang hingga kini belum ditemukan.
Pencarian Hari Kedua
Sebelumnya pencarian hari kedua juga nihil. Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara mengatakan, operasi pencarian hari kedua difokuskan pada dua titik utama, yakni pesisir Kalianda dan arah laut lepas.
"Sejak pukul 08.00 WIB, seluruh unsur yang terlibat telah melaksanakan briefing untuk membagi kekuatan tim di dua lokasi pencarian," ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Pada titik pertama di pesisir Kalianda, operasi dipimpin oleh unsur TNI AL bersama Basarnas dan Polairud dengan mengerahkan alat utama laut milik TNI AL.
Sementara di titik kedua, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Damkar, BPBD, dan Polairud Polda Lampung melakukan penyisiran sepanjang garis pantai, mulai dari Pantai Rio hingga Pesisir Merak Belantung.
Tak hanya itu, pencarian juga diperluas hingga radius sekitar 2 mil laut dari titik lokasi kejadian (TKP) guna mengantisipasi kemungkinan korban atau puing kapal terbawa arus.
Meski demikian, proses pencarian hari ini dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Hujan sempat mengguyur wilayah Kalianda pada pagi hari, disusul cuaca mendung yang bertahan hingga siang.
(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)
| Bunuh Ayah Kandung Pakai Golok, Ristam Divonis Rehabilitasi karena Skizofrenia |
|
|---|
| Personel Polres Lampung Tengah Dilarang Live Streaming Medsos saat Dinas |
|
|---|
| Pilu Istri di Lampung, Suami Nikah Siri dengan Oknum Guru, 'Keluarga Ditelantarkan' |
|
|---|
| Kapolsek Seputih Banyak Lampung Tengah Inisiasi Perbaikan Jalan Secara Swadaya |
|
|---|
| BPJS PBI Mendadak Nonaktif, Warga Gunung Sugih Keluhkan Minim Sosialisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Hari-Ketiga-Pencarian-ABK-KM-Bimasuci.jpg)