Polisi Meninggal Ditembak di Lampung

Brigadir Arya Polisi yang Gugur Ditembak di Bandar Lampung Meninggalkan 2 Anak

Brigadir Arya merupakan anggota Intelkam yang gugur ditembak di halaman Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
USUL KENAIKAN PANGKAT - Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan pihaknya tengah mengusulkan kenaikan pangkat Arya Supena (32) anggota Intelkam yang gugur ditembak di Yussy Akmal Bandar Lampung. Arya Supena meninggalkan dua orang anak. 

Ringkasan Berita:

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan pihaknya tengah mengusulkan kenaikan pangkat Brigadir Arya Supena (32).

Brigadir Arya merupakan anggota Intelkam yang gugur ditembak di halaman Toko Yussy Akmal, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Arya Supena pergi untuk selama-lamanya dengan meninggalkan dua orang anak.

"Saat ini untuk kenaikan pangkat luar biasa Insyaallah sedang diusulkan ke Mabes Polri sehingga saat dimakamkan menyandang pangkat satu pangkat lebih tinggi," ujar Kombespol Yuni, Sabtu (9/5/2026).

"Kami selaku polda lampung menyampaikan turut berdukacita dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," sambungnya.

Baca juga: Kapolda Lampung Sebut Polisi yang Meninggal Ditembak Berusaha Gagalkan Curanmor

Kronologi

Terungkap kronologi seorang anggota polisi meninggal ditembak di Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) pukul 05.30 WIB.

Peristiwa penembakan anggota polisi sampai meninggal dunia tersebut terjadi di halaman Toko Yussy Akmal yang terletak di Jalan ZA Pagar Alam, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya peristiwa anggota polisi meninggal ditembak.

Dikatakan Yuni, pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Yuni mengungkapkan kronologi peristiwa itu bermula dari pukul 05.30 WIB saat korban Brigadir Arya Supena (32) melintas di Toko Yussy Akmal Labuhan Ratu.

Ketika itu, anggota polisi Polda Lampung tersebut mengendarai sepeda motor Honda Beat Street Warna Hitam Nopol BG 6138  ACY.

Brigadir Arya melihat ada dua orang laki-laki dan salah satu di antaranya terlihat sedang merusak kunci stang sepeda motor Honda beat warna Biru Putih BE 2826 NBM.

Lantas Brigadir Arya menegur dua pria yang diduga sebagai pelaku pencurian motor (curanmor). Namun teguran itu justru membuat salah satu pelaku mengeluarkan senjata api (senpi) dan menembak ke arah korban.

Korban Brigadir Arya kena tembak di kepala bagian samping sebelah kanan tembus ke bagian kiri. Saat pelaku akan melarikan diri, senjata api sempat terjatuh dan pelaku mengambilnya kembali.

Kemudian melarikan diri berboncengan dengan pelaku lainnya sambil menodongkan senjata api ke arah tukang sapu.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved