Polisi Meninggal Ditembak di Lampung
Polisi Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Begini Kata Pengamat Unila
Personel Intelkam Polda Lampung itu menjadi korban penembakan pelaku curanmor depan sebuah toko roti di Bandar Lampung, Sabtu (10/5/2026).
Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
BUDAYA INSTAN - Pengamat kebijakan publik FISIP Universitas Lampung Sigit Krisbintoro menjelaskan perilaku pelaku curanmor yang menewaskan anggota Polda Lampung Brigadir Arya Supena (34).
Sementara dari sisi pelayanan, pemerintah diminta hadir memberikan pelayanan cepat terhadap laporan masyarakat terkait aksi begal serta memberikan pendampingan terhadap korban yang mengalami trauma.
“Semakin maraknya pembegalan berarti fungsi pemerintahan belum berjalan optimal dan efektif. Jangan sampai masyarakat bertindak sendiri yang akhirnya merugikan masyarakat itu sendiri,” katanya lagi.
Sigit juga mengingatkan meningkatnya kasus begal dapat berdampak pada turunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah, khususnya keamanan.
“Kalau semakin marak begal, maka semakin rendah kepercayaan publik terhadap pemerintah, khususnya di bidang keamanan,” tandasnya.
(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)
Berita Terkait: #Polisi Meninggal Ditembak di Lampung
| Keluarga Brigadir Arya Supena Berharap Pelaku Segera Ditangkap dan Dihukum Setimpal |
|
|---|
| Brigadir Arya Supena Gugur, Tinggalkan Istri dan Dua Anak yang Masih Kecil |
|
|---|
| Firasat Keluarga sebelum Brigadir Arya Gugur Ditembak Pelaku Curanmor di Bandar Lampung |
|
|---|
| Sosok Brigadir Arya Polisi Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Tidak Cengeng |
|
|---|
| Tangisan Keluarga Iringi Lantunan Doa di Kediaman Orang Tua Brigadir Arya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pengamat-Fisip-Unila-Sigit-Krisbintoro-soal-THR.jpg)