Berita Lampung

Seluruh Jemaah Calon Haji asal Lampung Sudah Berangkat ke Tanah Suci

Kelompok Terbang (Kloter) JKG 31 yang menjadi kloter terakhir dari Lampung telah resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci, Senin (18/5/2026).

Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
ROMBONGAN TERAKHIR - Jemaah haji kloter JKG 31 saat hendak berangkat dari Asrama Haji Lampung, Rajabasa, Bandar Lampung menuju Bandara Radin Inten II, Senin (18/5/2026). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Pemberangkatan jemaah haji asal Provinsi Lampung tahun 2026 resmi berakhir.

Total 5.891 orang jemaah telah diterbangkan menuju Tanah Suci.

Kelompok Terbang (Kloter) JKG 31 yang menjadi kloter terakhir dari Lampung telah resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci, Senin (18/5/2026).

Kloter JKG 31 ini merupakan kloter gabungan yang diisi oleh jemaah dari berbagai kabupaten/kota, meliputi Bandar Lampung, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Timur, Tulangbawang, dan Tanggamus, serta jemaah asal DKI Jakarta.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Lampung M Ansori F Citra menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran proses pemberangkatan dari kloter awal hingga akhir.

"Alhamdulillah, hari ini kita sudah menggenapkan pemberangkatan seluruh jemaah 14 kloter asal Lampung. Totalnya mencapai 5.891 orang, yang terbagi mulai dari Kloter 7 JKG sampai yang terakhir hari ini Kloter 31 JKG," ujar Ansori di Asrama Haji Lampung, Rajabasa, Bandar Lampung, Senin (18/5/2026).

Pada pemberangkatan kloter terakhir ini, Ansori mengatakan sebenarnya ada 136 jemaah yang berangkat bersama dengan empat orang Petugas Haji Daerah (PHD).

Namun, di saat-saat terakhir ada satu jemaah yang batal berangkat.

"Tadi ada satu jemaah yang dinyatakan tidak laik terbang oleh tim kesehatan karena mengalami sakit, sehingga keberangkatannya terpaksa harus ditunda," ungkapnya.

Secara akumulatif, Ansori membeberkan bahwa ada 30 jemaah asal Lampung yang sudah masuk ke dalam daftar manifes keberangkatan tahun ini namun batal berangkat.

Rincian jemaah yang tertunda tersebut yakni 19 orang jemaah dinyatakan tertunda atau gagal berangkat saat sudah berada di dalam Asrama Haji Embarkasi Antara Lampung.

Adapun 11 orang jemaah diputuskan ditunda keberangkatannya sebelum mereka memasuki Asrama Haji.

Mengingat waktu operasional penerbangan haji tahun ini sudah ditutup, puluhan jemaah yang tertunda tersebut dipastikan tidak bisa berangkat tahun ini. 

Pihak Kanwil akan melihat perkembangan kesehatan mereka untuk keberangkatan tahun depan.

Namun, jika jemaah mengalami sakit yang fatal dan dinilai tidak lagi memenuhi kriteria istithaah (mampu secara kesehatan), maka porsi hajinya akan dilimpahkan kepada ahli waris.

Ansori melanjutkan, jemaah Lampung yang batal berangkat saat telah tiba di Asrama Haji, sisa kursi kosong tersebut tidak dibiarkan mubazir.

"Karena jemaah cadangan dari provinsi kita sudah habis, maka sisa kursi kosong diisi oleh jemaah cadangan dari Jakarta. Ada 3 orang jemaah cadangan Jakarta yang naik mengambil porsi kita yang kosong tahun ini," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved