Idul Adha 2026
Peternak Pringsewu Lampung Lepas dari Wabah PMK, Idul Adha Jadi Momentum Pemulihan Ekonomi
peternak di Pringsewu Lampung mulai merasakan dampak positif pemulihan sektor peternakan setelah sempat terpukul wabah PMK
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, para peternak sapi dan kambing di Kabupaten Pringsewu mulai merasakan dampak positif pemulihan sektor peternakan setelah sempat terpukul wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Peningkatan permintaan hewan kurban tahun ini menjadi angin segar bagi peternak lokal, khususnya di Kecamatan Gadingrejo. Salah satunya dirasakan Dwi Indarto, peternak asal Dusun Tegalsari, Pekon Tegalsari, yang mengaku penjualan ternaknya melonjak dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini jauh lebih baik. Semua sapi sudah terjual dan kambing juga sebagian besar sudah dibeli,” kata Dwi, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, kondisi kesehatan ternak yang semakin membaik membuat kepercayaan masyarakat kembali meningkat. Dari total 350 ekor kambing yang tersedia, sekitar 230 ekor telah dipesan pembeli dari berbagai daerah seperti Bandar Lampung, Liwa, hingga Lampung Barat.
Tak hanya berdampak pada penjualan, momentum Idul Adha juga membantu perputaran ekonomi peternak yang sebelumnya sempat menurun akibat wabah PMK.
Dwi menilai pendampingan rutin dari tim Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Gadingrejo menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas ternak. Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara berkala untuk memastikan hewan tetap sehat dan layak kurban.
Kepala Puskeswan Wilayah 3 Pringsewu, drh. Suhatiah, mengatakan pihaknya terus memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban guna mencegah munculnya kembali kasus PMK di wilayah tersebut.
“Tahun ini kami fokus memastikan hewan kurban sehat agar masyarakat merasa aman saat beribadah kurban,” ujarnya.
Selain melakukan pemeriksaan rutin, Puskeswan juga mendorong peternak lebih mandiri dalam menjaga kesehatan ternak, termasuk pencegahan penyakit seperti cacingan di tengah keterbatasan anggaran daerah tahun 2026.
Dengan meningkatnya permintaan dan kondisi ternak yang lebih sehat, Idul Adha tahun ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi peternak lokal di Pringsewu setelah melewati masa sulit akibat wabah penyakit ternak.
( Tribunlampung.co.id / Oky Indra Jaya )
| Lapak Omah Embe di Way Halim Bandar Lampung Jual Kambing Mulai Rp 2,5 Juta |
|
|---|
| 229 Dokter Hewan Dilibatkan dalam Pengawasan Hewan Kurban di Lampung |
|
|---|
| Pemprov Lampung Kerahkan 1.229 Petugas Awasi Hewan Kurban Jelang Iduladha |
|
|---|
| IDI Lampung Ungkap Tips Aman Konsumsi Daging Momen Hari Raya Idul Adha |
|
|---|
| Dinas Pertanian Bandar Lampung Melabeli Kandang yang Ternaknya Sudah Diperiksa Tim Keswan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/PENJUALAN-MENINGKAT-Peternak-sapi-dan-kambing.jpg)