Penembakan di Kota Metro

Pedagang Ayam Geprek di Metro Diduga Ditembak di Pelipis Kepala

pedagang ayam geprek bernama Dedi Kristian Agung (40) diduga kuat mengalami luka tembak di bagian pelipis kepalanya. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/HO/IST
PEDAGANG TEWAS DITEMBAK - Suasana di TKP, seusai kejadian penembakan terhadap pedagang ayam geprek di Kota Metro, Lampung, Sabtu (23/5/2026). Pedagang Ayam Geprek di Metro Diduga Ditembak di Pelipis Kepala. 
Ringkasan Berita:
  • Dedi Kristian Agung (40), pedagang ayam geprek, diduga mengalami luka tembak di pelipis kepala.
  • Peristiwa terjadi usai cekcok hingga baku hantam dengan pria tak dikenal.
  • Insiden terjadi di depan Happy Mart, Jalan Khair Bras, Metro Barat, Sabtu (23/5/2026).

Tribunlampung.co.id, Kota Metro -  Seorang pedagang ayam geprek bernama Dedi Kristian Agung (40) diduga kuat mengalami luka tembak di bagian pelipis kepalanya. 

Cedera serius tersebut didapat korban setelah terlibat cekcok hebat hingga berujung baku hantam di pinggir jalan dengan seorang pria tak dikenal.

Insiden berdarah ini terjadi tepat di depan Happy Mart, Jalan Khair Bras, Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, pada Sabtu (23/5/2026). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan tersebut dipicu oleh urusan penagihan tunggakan pinjaman dari sebuah bank rentenir.

Menurut kesaksian Muji, kakak ipar korban, situasi memanas ketika pelaku mendatangi warga Jalan Fajar Asri tersebut. 

Di tengah perkelahian di jalanan, pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata api. 

Bukannya mundur, korban justru menantang pelaku dengan berteriak, "tembak saja, tembak," yang langsung direspons pelaku dengan melepaskan dua kali tembakan ke arahnya.

Sebelum melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam menuju arah Intan Futsal, pelaku juga sempat meletuskan satu tembakan peringatan ke udara. 

Akibat luka parah yang dideritanya, korban segera dilarikan ke RS Mardi Waluyo dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif dengan didampingi istrinya, Vita Lestari.

Aparat kepolisian pun bergerak cepat merespons kejadian yang sempat menggegerkan warga sekitar ini. 

Petugas kini tengah fokus melacak keberadaan pelaku yang langsung buron usai melancarkan aksinya.

"Lagi pengejaran (terduga pelaku)," ujar Kasat Reskrim Polres Metro IPTU Rizky Dwi Cahyo saat dihubungi pada Sabtu (23/5/2026) malam.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved